Berita

FOTO:NET

Olahraga

Ahok Rahasiakan Lokasi Rusunawa Marunda

JUMAT, 26 JULI 2013 | 11:53 WIB | LAPORAN:

Pemprov DKI menugaskan PT Jakarta Propertindo (Jakpro) untuk membangun rumah susun sederhana sewa (rusunawa) di kawasan Marunda. Namun Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama masih ogah buka-bukaan soal lokasinya.

"Kita tidak mau bikin rusunawa yang terlalu tinggi kan. Daerahnya rahasia dulu. Hehe. Kita udah kuasai 100 hektar, kita mau kuasai sampai 400 hektar," ujar pria yang akrab disapa Ahok ini di Balaikota, Jakarta, Jumat (26/7).

Ahok katakan, rencananya rusun ini dibangun dengan konsep superblok di atas lahan seluas lahan seluas 400 meter. Nantinya di tiap 100 hektar dibangun 17.640 unit rusun dengan jumlah 221 tower yang juga dilengkapi berbagai fasilitas sosial. Namun Basuki kembali menegaskan, gedung tiap blok dibangun tidak terlalu tinggi dan tanpa fasilitas lift untuk mengantisipasi tambahan biaya.


"Kalo pake lift kan repot dan supaya maintanance-nya murah. Di Marunda. Tambah tanah lagi," ujarnya lagi.

Proyek tersebut dipercayakan kepada pengembang Agung Podomoro Group dan Pemprov melalui Jakpro siap menyediakan lahannya. Pembangunan rusunawa itu sendiri sesuai kewajiban Agung Podomoro sebagai pengembang, seperti tertuang dalam Surat Izin Pemakaian Tanah (SIPT).

"Anggarannya ya nodong SIPT itu kan. Yang 20 persen itu," beber Ahok.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya