Berita

bendera aceh/net

Politik

Mendagri: Qanun Bendera Aceh Belum Disahkan

JUMAT, 26 JULI 2013 | 08:42 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Pemerintah pusat meminta Pemerintah Daerah Aceh agar tidak menaikkan bendera bulan bintang pada peringatan perjanjian damai antara pemerintah pusat dan Gerakan Aceh Merdeka di Helsinki, 2005, pada tanggal 15 Agustus mendatang.

Menurut Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, qanun (peraturan perundang-undangan) yang menjadi dasar penaikan bendera bulan bintang tersebut belum disahkan.

"Kita sudah koreksi qanun itu. Karena itu diminta oleh pemerintah Aceh bersama-sama DPRD Aceh supaya ini ada cooling down-nya dulu sampai tiga bulan dulu, kemudian diperpanjang lagi. Nah kalau cooling down jangan naikkan itu, mestinya jangan," ujar Gamawan di kantot Presiden, Jakarta, kemarin (Kamis, 25/7).


Gamawan mengungkapkan seperti dikutip dari situs resmi Sekretariat Kabinet RI, ia telah menugaskan dua Dirjen Kemandagri ke Aceh untuk membicarakan rencana DPRD Aceh yang ngotot akan mengibarkan bendera Aceh. Ia menegaskan, jika ingin memperingati perdamaian Helsinki, seharusnya hanya menaikkan bendera merah putih karena kita bergabung dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Itulah inti perdamaiannya. Jangan justru naik itu bendera GAM. Saya minta ini ditegaskan oleh media bantu bahwa ini tidak ada saya minta menaikkan bendera yang diatur dengan qanun yang disebut dengan bendera Aceh yang sebenarnya bendera itu sama persis dengan bendera GAM. Tolong ini diminta kepada seluruh masyarakat, pemerintah, dan DPR Aceh," tandas Gamawan [rus].

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya