Berita

habib rizieq/net

Martimus: Indonesia Membutuhkan Habib Rizieq Shihab

KAMIS, 25 JULI 2013 | 23:19 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Gerakan-gerakan dakwah amar ma'ruf nahi munkar Front Pembela Islam (FPI) mestinya disambut baik, meski terkadang berujung bentrok.

Sebab keadilan sebuah negara bukan hanya diukur dengan toleransi terhadap ketidaksepahaman, tapi juga toleransi terhadap pembangkangan otoritas yang mengalami disfungsi.

"Kita mustinya bersyukur dengan kehadiran orang-orang kritis seperti Habib Rizieq. Dunia memang penuh dengan orang yang anti ketidakadilan, tapi sedikit saja dari mereka yang berani memperjuangkan," ujar pengamat hukum dari The Indonesian Reform, Martimus Amin malam ini (Kamis, 25/7).


Martimus mengungkapkan itu karena keberadaan tempat-tempat maksiat di negara ini sudah merajalela sehingga tidak dapat ditolerir lagi. Tidak hanya merusak nilai-nilai keluarga, keberadaan tempat hiburan malam menghancurkan tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Jadi bangsa yang cerdas hidup dalam kondisi negara karut marut ini, tentunya lebih membutuhkan sosok dan perjuangan seorang Habib Rizieq daripada penguasa maksiat," tegasnya.

Lebih jauh Martimus berpendapat, penegasan Habib Rizieq yang menyebut SBY bukan seorang negarawan, tapi seorang pecundang dan penebar fitnah, tak bisa memperkarakan kalau SBY tidak secara langsung mengadukannya.

"Disini kami perlu menggarisbawahi polisi tidak dapat melakukan penyelidikan jika tidak ada aduan langsung dari SBY, karena pasal penghinaan Presiden sudah dihapus dari KUHP," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya