Berita

Nusantara

Bendung Way Ela Jebol Sebagian, Sementara 8 Orang Luka Berat

KAMIS, 25 JULI 2013 | 13:07 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sebagian Bendung Way Ela, Desa Negeri Lima, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, jebol pada pukul 10.30 WIT akibat tekanan volume air di bendung yang makin meningkat. Hujan yang terus turun membuat kekuatiran bagian bendung bisa jebol seluruhnya.

Masyarakat Desa Negeri Lima, sebanyak 5.227 jiwa atau 1.027 KK, telah dievakuasi ke desa sekitarnya yang aman.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menjabarkan, data sementara 8 orang luka berat, 24 orang luka ringan.


BNPB mengirimkan bantuan logistik dan personil. Logistik dikirim dengan dua pesawat Hercules C-130 dari Lanud Halim Perdanakusumah mengangkut tenda keluarga, tenda pengungsi, family kit, sandang dan sebagainya sebanyak 15 ton.

Dari Lanud Abdulrahman Saleh, Malang, diangkut makanan sebanyak 15 ton. Bantuan diangkut melalui udara ke Bandara Ambon. Penanganan darurat masih dilakukan.

Masyarakat di sekitar Way Ela tetap diminta siaga karena curah hujan masih tinggi. Tipe iklim di Maluku adalah tipe lokal yang dipengaruhi oleh perairan sekitar Maluku sehingga puncak hujan terjadi pada Juli. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya