Berita

Tontowi/Liliyana

Olahraga

Peluang Owi/Butet Ke Final Terbuka Lebar

Jelang Kejuaraan Dunia 2013
KAMIS, 25 JULI 2013 | 08:34 WIB

Ganda campuran terbaik Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir mendapat hasil undian yang cukup menguntungkan di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2013 yang akan berlangsung di Guangzhou, China, 5-13 Agustus mendatang.

Pasangan yang diunggulkan di tempat ketiga itu berpeluang besar melaju ke partai puncak dan meraih gelar. “Saya rasa hasil undian Tontowi/Liliyana cukup menguntungkan. Lawan-lawan yang kerap menyulitkan ada di pool atas, seperti Nielsen/Pedersen,” ujar Pelatih Kepala Ganda Campuran Indonesia, Richard Mainaky, dikutip situs PBSI kemarin.

Pada daftar undian yang dirilis Badminton World Federation (BWF) pada Senin lalu, dua musuh bebuyutan Tontowi/Liliyana berada di pool yang berbeda. Pasangan Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark) dan Xu Chen/Ma Jin asal Cina berada di pool atas dan diperkirakan tidak akan bertemu Tontowi/Liliyana sebelum babak semifinal.


Rekor pertemuan Tontowi/Liliyana atas kedua pasangan itu memang kurang bagus. Tontowi/Liliyana sudah tiga kali dikalahkan Fischer/Nielsen, termasuk di hadapan publik Istora Senayan pada ajang Djarum Indonesia Open Superseries Premier 2013 lalu. Rekor pertemuan diungguli Fischer/ Pedersen dengan skor 3-1.

 Sementara melawan Xu/Ma, Tontowi/Liliyana tercatat sudah enam kali menyerah di tangan pasangan rangking satu dunia tersebut. Meski kalah dengan skor pertemuan 3-6, Tontowi/Liliyana mampu meraih kemenangan pada pertemuan terakhir di Piala Sudirman 2013 lalu.

 Pasangan Fran Kurniawan/Shendy Puspa Irawati juga berada di pool yang sama dengan Tontowi/Liliyana. Keduanya berpeluang bertemu di babak ketiga. Pemenang dari pertarungan ini kemungkinan besar akan ditunggu unggulan kelima, Chan Peng Soon/Goh Liu Ying dari Malaysia.

“Hasil undian di ganda campuran tidaklah seberat tunggal putra. Apalagi Tontowi/Liliyana sudah bisa tampil stabil di event-event besar,” kata Kabid Binpres PB PBSI, Rexy Mainaky.

Sementara itu, jelang ajang SEA Games 2013 yang akan berlangsung di Myanmar, Desember mendatang, Tontowi/Liliyana dipastikan tidak akan ambil bagian. Jadwal SEA Games 2013 yang ternyata jatuh bersamaan dengan turnamen BWF Superseries Final 2013 membuat Owi/Butet harus menjatuhkan pilihan pada turnamen BWF.

BWF Superseries Finals 2013 akan berlangsung pada tanggal 11-15 Desember 2013, sementara SEA Games 2013 cabang olahraga bulu tangkis akan dimainkan pada 10-14 Desember 2013.

“Tontowi/Liliyana akan mengikuti BWF Superseries Finals, karena pemain yang absen di turnamen ini akan mendapatkan sanksi. Sebagai penggantinya, Riky Widianto/Richi Puspita Dilli akan masuk tim SEA Games bersama Muhammad Rijal/Debby Susanto,” kata Manajer Tim SEA Games Indonesia yang juga Kabid Humas dan Sosial Media PBSI, Ricky Soebagdja.

 Perubahan komposisi pemain juga terjadi di tunggal putra dan ganda putra. Tommy Sugiarto yang kini berada di rangking dua daftar peringkat superseries juga kemungkinan besar harus bermain di BWF Superseries Finals yang akan berlangsung pada 11-15 Desember 2013 mendatang.

 Pasangan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan pun demikian, posisi mereka di tim inti SEA Games 2013 akan digantikan dengan pasangan ganda putra baru, Ricky Karanda Suwardi/Berry Angriawan. [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya