Berita

ee mangindaan/net

Menteri EE Mangindaan Diminta Tak Terkecoh Manuver Dirjen Perkertaapian

KAMIS, 25 JULI 2013 | 10:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Menteri Perhubungan EE Mangindaan diminta mengevaluasi kinerja dan etika sejumlah anak buahnya.

Hal ini terkait dengan sikap Dirjen Perkertaapian, Tunjung Indrawan, yang dinilai tidak etis dan tidak patut untuk menjadi contoh. Tunjung dinilai rakus kekuasaan dalam mempertahankan jabatan. Untuk mempertahankan jabatan, Tunjung, yang akan pensiun pada 1 Agustus 2013, dinilai melakukan berbagai cara untuk memperpanjang masa pensiunnya.

"Tunjung begitu ngotot agar jabatannya diperpanjang. Berbagai sensasi dia lakukan untuk mencari perhatian, seperti beberapa waktu lalu yang meminta MURI mencatatkan rekor dia bersepeda motor lakukan inspeksi mendadak ini," kata pemerhati perkeretaapian, Wisnu, beberapa saat lalu (Kamis, 25/7).


Padahal, ungkap Wisnu, kinerja Tunjung juga tidak begitu menggembirakan. Begitu juga dengan komitmennnya. Tunjung, misalnya, pernah sesumbar bahwa sebelum masa mudik lebaran tahun 2013, pembangunan double track kereta api akan mencapai Kota Semarang. Namun faktanya, rencana ini gagal.

Secara tegas, Wisnu meminta EE Mangindaan untuk tidak terkecoh dengan manuver Tunjung. Apalagi, saat dilantik jadi Dirjen Perkeretapaian lima tahun yang lalu sebenarnya Tunjung juga belum memenuhi persyaratan karena belum selesai pendidikan PIM atau Lemhanas sesuai aturan yang berlaku

"Kami juga mendesak Presiden SBY untuk benar-benar selektif dalam memperpanjang usia pensiun seorang pejabat," demikian Wisnu. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya