Berita

Suryadharma Ali/net

SDA Minta Ulama Madura Rangkul Syiah Sampang

KAMIS, 25 JULI 2013 | 09:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Para ulama Madura, Jawa Timur diminta untuk terus bersabar dalam merangkul pengikut Syiah Sampang.

Hal itu disampaikan Menteri Agama, Suryadharma Ali (SDA) dalam silaturahmi bersama para Ulama se-Madura (Bassra), di Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Sampang Madura, kemarin (Rabu, 24/7).

Menurut SDA, merangkul adalah cara dakwah yang sudah terbukti berhasil membuat beberapa pengikut Ahmadiyah bertaubat. Ia pun menyadari bahwa ini merupakan tugas berat namun dirinya sekali lagi mengajak agar ulama Madura tetap berusaha merangkul mereka untuk kembali ke ajaran Islam Ahlusshunnah wal Jamaah.


"Walaupun berat, mohon tetap merangkul mereka meski saya tahu para ulama di sini sudah berkali-kali melakukan itu dan belum membawa hasil yang positif. Tapi saya masih optimistis masalah ini masih bisa diselesaikan. Bertaubat itu butuh proses, karena ini masalah kenyakinan. Makanya mereka harus dirangkul, walaupun penuh kesabaran," ujarnya.

Menteri yang juga Ketua Umum PPP ini mengingatkan, tidak bisa menyelesaikan masalah perbedaan keyakinan Syiah Sampang ini dengan cara membunuh, atau membiarkan masa bodoh keyakinan mereka. Karena membunuh tidak diajarkan dalam Islam, dan Islam mengajarkan amar maruf nahi munkar. "Jadi jalan yang tetap harus dikedepankan adalah merangkul para pengungsi Syiah Sampang oleh para ulama agar mereka mau taubatan nashuha," terangnya.

Terkait pendapat ulama Madura bahwa aliran Syiah itu sesat, SDA meminta agar itu disikapi dengan arif. Bahwa pandangan itu tidak bisa dijadikan alasan untuk melakukan tindak kekerasan, apalagi cara kekerasan juga bukan merupakan penyelesaian terbaik.

"Saya yakin tidak terbesit dalam benak para ulama untuk melakukan tindak kekerasan. Islam juga melarang untuk melakukan kekerasan. Penyelesaian dengan kekerasan sama sekali tidak diizinkan oleh Islam," jelasnya seperti dukutip dari situs resmi Sekretariet Kabinet RI (setkab.go.id).

Namun lanjut mantan Koperasi dan UKM ini, membiarkan mereka juga bukan watak ulama. Karena watak ulama itu selalu mengajak berdakwa. Karena itu para ulama Madura untuk merangkul para pengikut Syiah di Sampang dengan berkomunikasi dengan baik dan leluasa. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya