Berita

jokowi/net

Tawaran Cawapres untuk Jokowi Sangat Menggelikan

KAMIS, 25 JULI 2013 | 07:48 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bila ada calon presiden saat ini yang paling "seksi" dan paling potensial menang maka tak lain itu adalah Joko Widodo, atau yang biasa disapa Jokowi. Tak heran bila hampir semua partai politik mengincar Gubernur DKI Jakarta ini.

Menurut pengamat politik Universitas Indonesia, Ari Junaedi, Jokowi sangat potensial meraup dukungan dari anak muda dan masyarakat yang ada di Jawa. Bila pemilih dari Jawa saja memilih mutlak Jokowi maka otomatis mantan Walikota Solo ini bisa menjadi RI 1.

"Hal ini mengingat jumlah penduduk Pulau Jawa sudah mencakup lebih 50 persen populasi pemilih," kata Ari Junaedi beberapa saat lalu (Kamis, 25/7).


Belakangan, Joko Widodo ditawarkan untuk ikut konvensi Demokrat. Bahkan beberapa tokoh mulai mengincar Jokowi untuk sekedar menjadi calon wakil presiden. Namun hingga kini, Jokowi belum memberikan jawaban apa-apa soal Pilpres ini. Jokowi terlihat sangat patuh kepada aturan partai, dan masih menunggu arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri

Soal posisi cawapres yang ditawarkan sementara kalangan, Ari Junaedi, yang juga Direktur Nusakom Pratama Political Communication Consultant, menilai tawaran ini sangat tidak masuk akal. Bahkan bisa dikatakan tawaran ini mendegradasi Jokowi dan PDI Perjuangan.

"Ajakan ARB atau Prabowo Subianto yang ingin menggandeng Jokowi sebagai cawapres sangat menggelikan. Selain nama Jokowi lebih punya nilai jual yang lebih tinggi, belum tentu juga PDIP bisa menerima pinangan tersebut," ungkap Ari.

Namun demikian, Ari juga mengingatkan agar Jokowi membuktikan program-program kampanyenya berhasil di Jakarta. 

"Jakarta itu miniaturnya Indonesia. Sukses di Jakarta adalah modal Jokowi untuk melangkah lebih jauh," demikian Ari. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya