Berita

gita wirjawan/net

JELANG KONVENSI PD

Supaya Jadi Contoh, Gita Wirjawan Disarankan Mundur Setelah Tugas-tugas Rampung

RABU, 24 JULI 2013 | 16:21 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kementerian Perdagangan merupakan kementerian terbaik dalam survei pelayanan publik versi Ombudsman RI yang dirilis Senin kemarin. Pencapaian tersebut menunjukkan kinerja dan kepemimpinan yang baik dari menteri Gita Wirjawan.

Tapi diingatkan, pencapaian itu hanya salah satu saja dari modalitas yang harus dimiliki Gita Wiryawan bila ingin memenangkan konvensi capres Partai Demokrat.

"Dalam beberapa bulan ke depan ini seharusnya pekerjaan-pekerjaan rumah di Kemendag yang belum selesai harus mulai dirampungkan secepatnya oleh Gita Wirjawan," ujar  Board of Advisors CSIS, Jeffrie Geovanie, saat dihubungi sesaat lalu (Rabu, 24/7).


Mengapa harus cepat rampung?

"Karena setelah itu Gita Wirjawan mesti konsentrasi mengikuti konvensi. Dan menurut saya akan sangat bijaksana bila Gita Wiryawan setelah cepat merampungkan tugas-tugas di Kemendag, ikhlas untuk mengundurkan diri sebagai menteri," jawab Jeffrie.

Menurut Jeffrie, bila Gita mengundurkan diri, akan sangat positif sekali dan sekaligus menjadi teladan dan contoh buat pejabat-pejabat lain.

"Apakah Gita Wirjawan akan melakukan itu bergantung pada secepatnya ia menuntaskan pekerjaan-pekerjaan di Kemendag. Bila pekerjaan-pekerjaan di kemendag belum tuntas juga, sebaliknya justru dia gentleman untuk mundur dari pencalonannya sebagai peserta konvensi capres Partai Demokrat. Kita lihat saja beberapa waktu ke depan," demikian Jeffrie. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya