Berita

FOTO:NET

Olahraga

Macet Tanah Abang, Pengusaha Ekspedisi Protes Dipersalahkan

RABU, 24 JULI 2013 | 09:50 WIB | LAPORAN:

Selain para pedagang kaki lima dan parkir lima, operasi ekspedisi juga dituding Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama sebagai biang kemacetan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Karenanya ekspedisi liar termasuk yang akan ditertibkan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Namun tudingan itu langsung diprotes H. Udin, pengelola ekspedisi Usaha Baru Putra di Jalan Kebon Kacang, Tanah Abang.

"Yang bikin macet PKL, parkir liar sama pak ogah. Kita usaha di sini ikutin aturan gedung kok," ucapnya, Rabu (24/7).


Ia pribadi mendukung rencana Jokowi-Ahok menertibkan ekspedisi liar asalkan tidak jauh dari pasar.

"Biar bongkar angkut barangnya gampang," jelasnya.

Pun demikian, jika PKL dan parkir liar ditertibkan, baginya tidak mempengaruhi usahanya.

"Tapi jangan salahkan kita kalo masalah macet, dan jangan tutup usaha kita gara gara macet," imbuhnya.

Hal senada dikatakan Tomi (35), seorang kuli panggul ekspedisi. Menurutnya, selama ini justru PKL dan parkir liar yang jadi sumber kemacetan dan bukan para kuli panggul yang berlalu lalang. Ia juga berharap penertiban tidak sampai memindahkan usah ekspedisi ke lokasi lebih jauh.

"Kalau bawa barang repot, kehalang PKL sama parkir liar. Jadinya repot yang diomelin orang malah saya. Kalau dipindahinnya jauh, saya juga repot bawanya bang," pungkas bapak satu anak ini.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya