Berita

Indra PKS/Net

Politik

Tak Cukup Kecam FPI, SBY Harus Evaluasi Polri

SELASA, 23 JULI 2013 | 13:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Jelang bulan Ramadan dan Idul Fitri sudah menjadi tradisi sebagian organiasasi masyarakat melakukan sweeping, dan tidak sedikit diantaranya yang berakhir dengan kekerasan.

Akibat sweeping tempat hiburan tersebut, kerap meresahkan masyarakat lainnya. Dan setiap tahun hal ini selalu terjadi tanpa bisa dicegah oleh pihak kepolisian.

Ketua DPP PKS Indra mengatakan, pemarintah dalam menangani tindakan sweeping tidak bisa hanya prihatin, mengutuk dan mengecam tegas. Tapi harus menyelesaikan permasalahan dari hulu ke hilir dan mencari sumber masalah.


Menururtnya, ormas yang sweeping, karena mereka tidak puas dengan penanganan pihak kepolisian yang seolah-olah melakukan pembiaran bahkan diduga melakukan pembekingan.

Agar tidak terjadi tindak main hakim sendiri kata Anggota DPR RI ini, Polri harus menjalankan UU dan Perda dengan melarang dibukanya tempat perjudian dan prostitusi.

"Presiden harus evaluasi penegak hukum. Di Jabodetabek saya lihat sudah berkurang dari tahun 2012, kita harus apresiasi ini. Jadi, kalau masih ada sweeping, maka dipertanyakan di mana tugas polisi di daerah itu," kata Indra kepada Rakyat Merdeka Online, Selasa (23/7)

Terakhir Indra mengatakan, apapun alasannya, ormas-ormas yang ada, seperti Front Pembela Islam (FPI) tidak dibenarkan main hakim sendiri.

"Ormas, kalau menemukan pelanggaran laporkan ke Polisi. Kalau tidak jalan, bisa langsung pertanyakan kepada atasannya, yaitu presiden. Dan penegak hukum juga jangan pandang bulu dan harus lebih tegas dan profesional," demikian Indra. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya