Berita

foto:net

Waspadai Kebangkitan Gerakan Komunisme

SENIN, 22 JULI 2013 | 22:51 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemerintah dan rakyat Indonesia mewaspadai terhadap kemungkinan kebangkitan gerakan komunis. Karena mereka memang menggunakan segala taktik dan strategi walaupun pada 1992 paham komunis di seluruh dunia runtuh akibat kegagalan paham ideologi Marxisme, Leninisme dan Maoisme.

"Sekarang ini banyak pengaruh dan paham PKI di Indonesia melalui isu HAM," kata pengamat politik lain Herdiansyah Rahman dalam keterangan pers yang diterima malam ini (Senin, 22/7).

Dia mengungkapkan itu terkait pemutaran film “The Act of Killing” dengan disertai tanya jawab dan diskusi di berbagai kota di Inggris dan Irlandia yang diprakarsai LSM Tapol Inggris bekerjasama dengan The Bertha Foundation dan Picturehousen Cinemas telah berlangsung sejak 28 Juni 2013 dan dilanjutkan hingga Oktober 2013.  
 

 
Menurut lelaki yang pernah mengadakan penelitian di Aceh ini, kebangkitan PKI di Indonesia dengan memanfaatkan euforia reformasi, kebebasan berdemokrasi, isu HAM, kebodohan dan kemiskinan masyarakat serta keraguan aparat hukum.
 
Alumnus Fisipol Universitas Jember ini menjelaskan, pendukung Marxisme, Leninisme dan Maoisme di Indonesia untuk melampiaskan dendam, mereka dengan cara memutarbalikkan fakta, memalsukan dokumen, memfitnah, menghasut, menyuap, mengintimidasi dan lain-lain.
 
Herdiansyah menilai, upaya kelompok eks PKI yang didukung oleh kekuatan non state aktor baik di dalam negeri dan terutama luar negeri dalam rangka menuntut pelurusan sejarah, permintaan maaf dan rehabilitasi atas kejadian 1965 terus dilakukan melalui berbagai macam kegiatan, baik melalui media massa, forum publik, pembuatan film, diskusi, seminar dan lain-lain, walaupun sejauh ini hasilnya masih nihil. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya