Berita

foto: net

Politik

Elemen Masyarakat DIY Dorong Konvensi Demokrat Libatkan Tokoh Muda

SENIN, 22 JULI 2013 | 19:21 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sejumlah 22 elemen masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta menyambut baik rencana Konvensi Calon Presiden Partai Demokrat sebagai ajang regenerasi kepemimpinan nasional 2014-2019.

"Kami menganggap bahwa konvensi ini menjadi wadah yang tepat dan terbaik untuk dapat memunculkan pemimpin nasional yang bisa menjawab seluruh permasalahan bangsa ini ke depan," ujar Ketua Asosiasi Pedagang Kaki Lima (APKLI) Bantul, Eko Mahardi, mewakili 22 elemen masyarakat di DIY, dalam rilisnya (Senin malam, 22/7).

Elemen-elemen masyarakat DIY menaruh harapan besar agar pelaksanaan Konvensi Demokrat dapat berlangsung terbuka, jujur dan adil sesuai prinsip demokrasi yang menjadi landasan utama Partai Demokrat selama ini.


"Kami juga akan memberikan dukungan sepenuhnya atas pelaksanaan Konvensi Demokrat, melalui sosialisasi aktif kepada seluruh anggota organisasi yang tergabung dalam 22 elemen masyarakat di DIY penandatanganan surat terbuka ini, maupun kepada seluruh warga masyarakat DIY," terangnya.

Menurut dia, masyarakat di DIY menyadari dan ingin berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi di Indonesia. Untuk itu, elemen-elemen itu menyampaikan aspirasi kepada Partai Demokrat sehubungan dengan agenda penyelenggaraan Konvensi terkait.

"Pertama, kami memandang sudah saatnya kepemimpinan nasional ke depan pada 2014 nanti melibatkan generasi muda agar proses regenerasi bangsa ini berjalan baik. Kedua, terdapat banyak kader muda potensial yang saat ini menduduki posisi dalam pemerintahan, patut dipertimbangkan untuk didukung menjadi pemimpin masa depan bangsa Indonesia," terangnya.

Di antara kader-kader muda tersebut, lanjutnya, yang patut dipertimbangkan untuk masuk dalam Konvensi adalah Kepala BNP2TKI, Mohamad Jumhur Hidayat. 

Dan, 22 elemen yang menyerahkan surat terbuka kepada Ketua Umum Partai Demokrat melalui Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta, Putut Wiryawan. Mereka adalah PPKIY, APKLI Sleman, APKLI Bantul, APKLI Kulonprogo, APKLI Yogyakarta, APKLI Gunung Kidul, IAYP, English Fun Club dan KUP45IANA, Repindo, PPKT, PPM DIY, Kepanggih, Forsimastani, Sangkerta, Parade Nusantara, PKUW, Gaspermindo, Perhimpunan Bintang Selatan, SIKAP, Komunitas Corolla DX Yogyakarta, Komunitas Pitung Yogyakarta, dan Mina Sejahtera. [ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya