Berita

ratno-miing/rmol

Jelang Pilwakot Tangerang, Miing Ingatkan PNS Netral

SENIN, 22 JULI 2013 | 18:50 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Calon Walikota Tangerang Deddy S. Gumelar mengingatkan pegawai negeri sipil untuk netral. PNS hanya boleh menyalurkan hak pilihnya tapi tidak boleh terlibat dukung-mendukung apalagi mengkampanyekan calon tertentu.

"Kalau konsekuen, PNS tidak boleh terlibat politik praktis, kecuali hanya memilih," ujar pria akrab yang Miing ini saat berkunjung ke redaksi Rakyat Merdeka di gedung Graha Pena, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan (Senin, 22/7).

Pada pemilihan ini, Miing berpasangan dengan Suratno Abubakar. Keduanya didukung koalisi PDI Perjuangan dan Partai Amanat Nasional (PAN). Tiga pasangan lainnya adalah Arief R Wismansyah-Sachrudin, Deddy Gumelar-Suratno Abu Bakar, Abdul Syukur-Hilmi Fuad dan Harry Mulya Zein-Iskandar.


Karena itu, dia meminta Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk memantau jangan sampai PNS terlibat dalam hajatan lima tahunan itu. Meski anggota Komisi X DPR ini pesimis. "Saya tidak pernah dengar PNS dihukum karena terlibat politik praktis," tegas Miing.

Miing mengaku tidak akan mendapat banyak dukungan dari PNS. Karena dia menduga, suara abdi negara ini akan mengalir ketiga pasangan lainnya, yang memang dekat dengan birokrasi. Arief R Wismansyah merupakan Wakil Walikota, Harry Mulya Zein menjabat sebagai Sekda, sedangkan Abdul Syukur adik Wahidin Halim, Walikota Tangerang sekarang.

"Kalau kita di luar itu. PNS nggak akan milih kita, keculi yang rasional. Belum ada gejala PNS memihak kepada kita," akunya. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya