Berita

foto:net

Dunia

30 Gerilyawan Tewas dalam Operasi Pembersihan Pasukan Afghanistan

MINGGU, 21 JULI 2013 | 15:42 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Tiga puluh gerilyawan militan Taliban tewas dan 22 lainnya terluka dalam operasi pembersihan terpisah yang dilancarkan di sejumlah provinsi Afghanistan sejak Sabtu pagi (20/7). Operasi ini bertujuan untuk menumpas pasukan-pasukan milisi yang acapkali melakukan teror.

"Para Pasukan Keamanan Nasional Afghanistan (ANSF) dan Pasukan Koalisi melakukan beberapa operasi pembersihan di Provinsi Baghlan, Kunduz, Kandahar dan Ghazni, yang menewaskan 21 Taliban bersenjata dan melukai 20 lainnya. Sembilan Taliban bersenjata juga ditangkap oleh ANSF," kata kementerian Dalam Negeri Afghanistan dalam sebuah pernyataan resmi, seperti dilansir Global Times (Minggu, 21/7).

Pasukan gabungan, lanjut pernyataan ini, juga menyita senjata tanpa mengatakan apakah ada korban dari pihak pasukan keamanan. Selain itu, polisi Afghanistan juga disebutkan telah menjinakkan 21 ranjau di Provinsi Takhar Utara.


Jumlah korban tewas bertambah menjadi 30 setelah seorang jurubicara militer di Provinsi Raouf Rahmani melaporkan bahwa sembilan gerilyawan tewas dan dua lainnya terluka dalam operasi militer di Bala Buluk, Provinsi Farah Barat. Operasi ini dilakukan pada Sabtu malam (20/7) disaat sebagian gerilyawan tertidur. [ian]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya