Berita

FOTO:NET

Olahraga

Kasus Demam Berdarah di Jagakarsa Tertinggi

MINGGU, 21 JULI 2013 | 09:56 WIB | LAPORAN:

Demam berdarah dengue (DBD) menjadi salah satu penyakit yang patut diwaspadai saat cuaca sedang tidak menentu seperti sekarang ini.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Kurnianto Amien,  berdasarkan catatannya, sedikitnya ada 1.114 warga di wilayah Jaksel terjangkit DBD sepanjang tahun 2013. Dari 10 kecamatan di wilayah Jaksel, Kecamatan Jagakarsa menjadi wilayah yang warganya paling banyak menderita penyakit DBD, yakni 176 penderita. Disusul Kecamatan Pasar Minggu 147 kasus, Kebayoran Lama 129 kasus, Pesanggrahan 127 kasus, Tebet 126 kasus, Cilandak 101 kasus, Kebayoran Baru 98 kasus, Pancoran 91 kasus, Setiabudi 87 kasus, dan Mampang Prapatan 62 kasus.

Menurut Kurnianto, salah satu penyebab penderita DBD di wilayah Jagakarsa meningkat arena kawasan tersebut banyak terdapat pepohonan sehingga agak lembab. Karena itulah, Kurnianto meminta masyarakat menggalakkan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) selama 30 menit setiap hari Jumat. Cara ini ia nilai lebih efektif ketimbang melakukan pengasapan atau fogging.


"Kalau fogging itu efektif tujuh hari, bubuk abate bisa 30 hari. Tapi kalau mau selamanya, ya digalakkan PSN dengan menguras bak mandi, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang-barang bekas," terangnya.

Ia menambahkan, biaya untuk melakukan PSN juga lebih murah ketimbang melakukan fogging yang membutuhkan anggaran cukup besar, yakni sampai sekitar Rp 2 juta untuk sekali pengasapan. Terlebih, menurutnya, saat ini sudah ada 6.684 petugas juru pemantau jentik (jumantik) yang siap membantu.

Lebih lanjut, Kurnianto menyampaikan, warga juga mesti proaktif melaporkan ke puskesmas terdekat jika ada kasus penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut di wilayahnya.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya