Berita

Anas Urbaningrum/net

Jubir: Nggak Jelas, Anas Mau Ditahan Setelah Idul Fitri atau Lebaran Haji?

SABTU, 20 JULI 2013 | 21:43 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Dalam beberapa waktu belakangan, beberapa pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) seperti berlomba-lomba mengobral janji untuk menahan tersangka kasus Hambalang Anas Urbaningrum selepas Lebaran.

Obral janji dari elit lembaga antirasuah itu justru menunjukkan tak ada bukti untuk menjerat Anas.

"Kenapa harus menunggu habis Lebaran. Lebarannya pun tidak jelas apakah Lebaran Idul Fitri atau Lebaran Haji? Saya kok yakin KPK belum punya bukti yang cukup kuat untuk menahan Anas," ujar bekas Sekretaris Bidang Agama DPP Partai Demokrat yang Jurubicara Pergerakan Indonesia Ma'mun Murod Al-Barbasy malam ini (Sabtu, 20/7).

Pergerakan Indonesia merupakan wadah perjuangan politik Anas Urbaningrum setelah lengser dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat.

Ketua KPK Abraham Samad memang mengungkapkan tiga tersangka skandal korupsi proyek Hambalang Andi Alifian Mallarangeng, Teuku Bagus Mokhammad Noor dan Anas Urbaningrum belum bisa ditahan saat ini. Karena ada yang masih harus dilengkapi.

Dia mengatakan, data-data yang harus dilengkapi bukan hanya kerugian negara yang saat ini masih dalam proses penghitungan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Apa data lain yang dimaksudnya, Samad tak mau membeberkan.

"Karena kalau terlalu lama ditahan dan belum lengkap, bisa lepas. Tapi Insya Allah, saya perkirakan setelah Lebaran," ujar Abraham. [zul]


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya