Berita

Pramono Edhie Wibowo/net

Jenderal Pramono Piawai Menyihir Massa

SABTU, 20 JULI 2013 | 17:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kehadiran mantan KSAD Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo di tengah-tengah massa Partai Demokrat betul-betul menggebrak dan mampu menggelorakan semangat kader partai besutan SBY tersebut.

Kini para kader melihat dan merasakan kehadiran figur kuat baru dan berharap bisa mengulang sukses menjuarai Pemilu 2009.

Penilaian itu disampaikan pengurus DPP Partai Demokrat Sulaiman Haikal yang kemarin ikut dalam rombongan Safari Ramadhan Partai Demokrat. Turut dalam rombongan bis Safari Ramadhan beberapa pengurus pusat PD yang dipimpin Sekjen Edhie Bhaskoro Yudhoyono dan anggota Dewan Pembina Pramono Edhie Wibowo.

Haikal menjelaskan, dalam setiap kunjungan Safari Ramadhan, kader partai dan masyarakat tak hanya mendapat pencerahan melalui sambutan Sekjen Ibas, namun dipukau oleh kepiawaian pidato Pramono Edhie.

"Pidatonya mampu menyihir dan memotivasi hadirin. Para kader betul-betul bangkit semangat dan kepercayaan dirinya setelah mendengar pidato Jenderal Pramono Edhie," jelas Haikal sesaat lalu (Sabtu, 20/7).

Kemampuan retorika pidato memang menjadi salah satu kelebihan yang menonjol pada diri Jenderal Pramono. "Siang hari yang terik usai Shalat Jumat, dalam kondisi berpuasa, hadirin bisa dibuat bersemangat dan berkali-kali memberikan applaus secara spontan," cerita Haikal.

Tak hanya kepiawaian berpidato, salah satu pentolan aktivis 98 ini menggambarkan bagaimana pesona kepribadian Pramono dalam interaksinya kepada kader-kader partai. Dalam penilaian Haikal, Jenderal Pramono mampu menjadi figur ayah yang baik bagi para kader partai yang tengah dirundung cobaan tersebut.

Setiap pengurus daerah yang mendekat dan mengajak diskusi pasti diladeni dengan antusias. Ditambahkan Haikal, meskipun disediakan kendaraan pribadi, Jenderal Pramono lebih memilih naik bis rombongan. "Tipikal orangnya ngemong, menghibur, humble dan honest, dan tidak membuat jarak dengan massa", tutup Haikal. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya