Berita

rusdi kirana/net

Max Sopacua: Kalau Mau, Silakan Bos Lion Air Ikut Konvensi Capres Demokrat

SABTU, 20 JULI 2013 | 15:56 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Demokrat mempersilakan bos Lion Air Rusdi Kirana ikut dalam konvensi calon presiden bila memang bermaksud running for R1 1 dari partai besutan SBY tersebut. Karena memang, konvensi Partai Demokrat bersifat terbuka.

"Kalau dia mau, silakan saja. Toh nanti akan diseleksi oleh Komite (Konvensi)," ujar Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Max Sopacua saat dihubungi (Sabtu, 20/7).

Sebelumnya, santer dikabarkan elit Partai Demokrat tengah menjalin komunikasi dengan Rusdi Kirana. Bahkan, pada acara pembekalan seluruh calon anggota legislatif DPRD Kabupaten/Kota/Provinsi maupun pusat daerah pemilihah Sulawesi Selatan, Mei lalu, Rusdi Kirana tampak hadir. Saat itu, Ketua Harian Partai Demokrat Sjarief Hasan yang memberikan materi pembekalan.

Max mengungkapkan, ada dua jalur untuk ikut konvensi Partai Demokrat. Pertama berdasarkan undangan, yang kedua mendaftar sendiri. Tapi, semua calon, baik berdasarkan undangan dan pendaftaran, sama-sama harus lolos seleksi.

"Emangnya yang diundang paling jago apa? Nggak ada keistimewaan. Ini pilihan rakyat. Nanti yang kita undang, tapi tidak dipilih rakyat bagaimana? Ini menurut survei," tegasnya.

Saat ini disebut-sebut, mantan KSAD Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan yang paling diunggulkan karena dua nama itu termasuk yang diundang SBY. Tapi, Max menepisnya.

"Sekarang orang bilang Mas Pramono. Nanti kalau polingnya nggak naik, gimana? Orang bilang Gita Wirjawan. Kastorius Sinaga (Ketua Demokrat) andalkan Gita Wirjawan. Kalau polingnya jeblok, gimana? Jadi tidak ada urusan dukung-mendukung. Kalau mencari Ketua Partai ok. Ini calon Presiden kok," tandasnya.[zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya