Berita

ilustrasi/net

Buruh Mau Presiden Mendatang Bagian dari Mereka

SABTU, 20 JULI 2013 | 08:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Selama ini nasib kaum buruh sering termarjinalkan. Karena itu tidak terlalu berlebihan bila kaum buruh mulai merasa dan menginginkan presiden mendatang adalah bagian dari mereka, atau paling tidak dekat dan selama ini telah memperjuangkan nasib mereka.

Karena alasan itulah, berbagai elemen buruh di Riau menyatakan dukungan kepada aktivis mahasiswa ITB era 1980-an, Moh Jumhur Hidayat, untuk menjadi Capres 2-14 melalui konvensi Partai Demokrat. Jumhur dipandang sebagai sosok muda yang banyak bergulat dalam buruh, dan pernah memimpin organisasi buruh yaitu Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo).

Demikian disampaikan Koordinator Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia Wilayah Riau, Patar Sitanggang, dalam Deklarasi Dukungan Buruh Riau untuk Moh Jumhur Hidayat maju dalam konvensi capres Partai Demokrat di Riau (Jumat, 19/7).


"Pemerintah saat ini tidak berkutik menghadapi tekanan pengusaha dan ancaman hengkangnya investor asing. Kondisi perburuhan nasional sekarang juga berada di ujung tanduk karena politik nasional tidak berpihak kepada kepentingan buruh," kata Patar Sitanggang.

Sebagaimana dalam keterangan kepada redakasi, ratusan buruh yang melakukan deklarasi dukungan itu tergabung dalam Aliansi Buruh Riau terdiri dari KSBSI (Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia), Gaspermindo, FPE (Federasi Pertambangan dan Energi) SBSI, NIKEUBA (Serikat Pekerja Niada Keuangan dan Perbankan) SBSI, Federasi Serikat Buruh KAMIPARHO (Pekerja Makanan Minuman Pariwisata dan Hotel) SBSI, serta FPKUI (Federasi Pekerja Konstruksi Umum Informal) SBSI. Seluruhnya membacakan deklarasi dan menandatangani deklarasi untuk disampaikan kepada Partai Demokrat Provinsi Riau.

Dihubungi secara terpisah, Jumhur, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), mengatakan dirinya mengaku memahami bahwa kaum buruh tidak mau lagi dikecil-kecilkan. Menurutnya, kaum buruh punya pemikiran dan ide yang bagus untuk disumbangkan pada negara dan bangsa Indonesia.

"Sungguh, ini suatu hasrat dan motivasi yang membuat saya semakin terpanggil untuk bersama-sama kaum buruh baik dalam bentuk apapun atau kesulitan apapun," kata Jumhur. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya