Berita

foto:net

Upaya Keras Jokowi Tanggulangi Sampah Sia-sia kalau Warga Tak Punya Kesadaran

JUMAT, 19 JULI 2013 | 16:14 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tumpukan sampah yang menggunung dan menyeramkan di pintu air Manggarai membuat siapapun yang melihatnya akan miris. Sampah dan banjir pun ibarat dua sisi mata uang yang tak terpisahkan yang selalu melanda Ibukota.

Karena itu, tokoh pemuda Jakarta, Rommy, (Jumat, 19/7), mengimbau kepada semua warga jangan jadi tukang nyampah, kalau bisa malah jadi tukang kelola sampah. Hal ini harus terus dikampanyekan terutama kepada ke anak-anak.

"Pertanyaan yang mengusik saya adalah mengapa produksi sampah tidak berbanding positif dengan pembersihan sampah yang terus menerus menyebabkan persoalan sampah dan banjir menjadi 2 mata koin yang tak terpisah. Kali ini dengan alasan belum dibayar 4 bulan, lalu pekerja harian mogok kerja, lalu sampah menggunung. Kita selalu fokus pada penanggulangan sampah yang dana operasional angkutnya saja bisa mencapai 2 M per hari," jelas Rommy.

Menurut Rommy, upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta  yang sudah mati-matian mengurus sampah akan sia-sia jika kesadaran warga rendah. Karena itu, cara pertama untuk menanggulangi sampah adalah perlunya kesadaran dari warga Jakarta.

"Yang kedua, kita kan sering dapat kiriman sampah dan banjir dari Depok, Bekasi. Jadi, kalau bisa harus ada kebijakan serius dengan daerah penyumbang sampah dan banjir ini. Daerah ini juga harus diingatkan soal produksi sampah dan pengelolaannya," sambung bekas aktivis Ikatan Pelajar Muhammadiyah ini.

"Ketiga, karena DKI tidak punya pulau tersendiri untuk tempat pembuangan sampah seperti yang dimiliki Singapura, maka DKI perlu memikirkan sentra-sentra baru pembuangan plus pengelolaan sampah yang bisa dipusatkan di beberapa titik di DKI. Dan jangan dipusatkan semua di Bantar Gebang," demikian calon anggota DPD dari daerah pemilihan Jakarta ini.[zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya