foto:net
foto:net
Karena itu, tokoh pemuda Jakarta, Rommy, (Jumat, 19/7), mengimbau kepada semua warga jangan jadi tukang nyampah, kalau bisa malah jadi tukang kelola sampah. Hal ini harus terus dikampanyekan terutama kepada ke anak-anak.
"Pertanyaan yang mengusik saya adalah mengapa produksi sampah tidak berbanding positif dengan pembersihan sampah yang terus menerus menyebabkan persoalan sampah dan banjir menjadi 2 mata koin yang tak terpisah. Kali ini dengan alasan belum dibayar 4 bulan, lalu pekerja harian mogok kerja, lalu sampah menggunung. Kita selalu fokus pada penanggulangan sampah yang dana operasional angkutnya saja bisa mencapai 2 M per hari," jelas Rommy.
Menurut Rommy, upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang sudah mati-matian mengurus sampah akan sia-sia jika kesadaran warga rendah. Karena itu, cara pertama untuk menanggulangi sampah adalah perlunya kesadaran dari warga Jakarta.
"Yang kedua, kita kan sering dapat kiriman sampah dan banjir dari Depok, Bekasi. Jadi, kalau bisa harus ada kebijakan serius dengan daerah penyumbang sampah dan banjir ini. Daerah ini juga harus diingatkan soal produksi sampah dan pengelolaannya," sambung bekas aktivis Ikatan Pelajar Muhammadiyah ini.
"Ketiga, karena DKI tidak punya pulau tersendiri untuk tempat pembuangan sampah seperti yang dimiliki Singapura, maka DKI perlu memikirkan sentra-sentra baru pembuangan plus pengelolaan sampah yang bisa dipusatkan di beberapa titik di DKI. Dan jangan dipusatkan semua di Bantar Gebang," demikian calon anggota DPD dari daerah pemilihan Jakarta ini.[zul]
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Senin, 06 April 2026 | 05:31
Selasa, 07 April 2026 | 05:19
Selasa, 07 April 2026 | 11:56
UPDATE
Rabu, 08 April 2026 | 19:50
Rabu, 08 April 2026 | 19:41
Rabu, 08 April 2026 | 19:19
Rabu, 08 April 2026 | 19:18
Rabu, 08 April 2026 | 19:05
Rabu, 08 April 2026 | 19:02
Rabu, 08 April 2026 | 19:00
Rabu, 08 April 2026 | 18:51
Rabu, 08 April 2026 | 18:44
Rabu, 08 April 2026 | 18:42