Berita

ilustrasi/net

Perbaikan Jalan Pantura Berhenti Sementara H-10 Hingga H+10 Lebaran

JUMAT, 19 JULI 2013 | 09:04 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sepanjang ruas jalan pantai utara Jawa (Pantura) dinilai sangat penting karena merupakan jalur utama pemudik, sehingga jika ada kerusakan sedikit saja, maka akan menyebabkan kemacetan panjang.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Agoes Widjanarko saat melakukan peninjauan Pantura jalur Solo-Surabaya sepanjang lebih dari 421 km, kemarin (Kamis, 18/7).

Jelas Agoes, pihaknya terus berupaya untuk mempercepat proses penanganan jalan dan jembatan yang kini sedang berjalan agar tidak mengganggu kelancaran arus mudik Lebaran 2013. Namun semua pekerjaan dan perbaikan akan dihentikan sementara waktu selama H-10 hingga H+10 lebaran.


Dalam kunjungan tersebut, Agoes bersama sejumlah pejabat melakukan peninjauan pembangunan jalan Tol Ungaran-Bawen sepanjang 35 km. Exit Tol Ungaran telah selesai dan sementara hanya boleh dilewati kendaraan kecil. Segmen Tol Ungaran–Bawen direncanakan dapat segera difungsikan, sementara Segmen Bawen–Solo diharapkan selesai tahun 2014.

"Jika ruas tol Ungaran-Bawean dapat dioptimalkan, maka diharapkan akan dapat mengurangi kemacetan dari Semarang menuju Ungaran," ujar Agoes seperti dikutip dari laman resmi Kementerian PU RI (pu.go.id).

Ia dan rombongan juga mengunjungi beberapa titik pekerjaan penanganan jalan di Solo-Semarang-Rembang-Tuban-Surabaya. Beberapa pekerjaan yang sedang dilakukan antara lain paket peningkatan struktur jalan Lingkar Selatan/jalan Perintis Kemerdekaan Boyolali sepanjang 2,4 km, paket pelebaran jalan Salatiga-Sruwen A dan B sepanjang 4,78 km, paket pelebaran jalan Bawen-Bts Kota Salatiga sepanjang 2,85 km, paket peningkatan struktur jalan Semarang-Bawen sepanjang 22,5 km, paket peningkatan struktur jalan Trengguli sepanjang 1,5 km.

Dan terdapat beberapa pekerjaan jembatan, yaitu pembangunan jembatan yang menghubungkan dari arah pelabuhan di Semarang dan dari arah kota Semarang menuju ke arah Jakarta yaitu flyover Kalibanteng senilai Rp105 miliar, penggantian Jembatan Ngayo, paket pelebaran jalan Bts. Kota Pati–Bts. Kota Rembang, paket peningkatan struktur jalan Bts. Kota rembang–Bulu, penggantian Jembatan Karanggeneng. [rsn]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya