Berita

sb yudhoyono/net

Yusril Ihza Jangan Samakan Demokrat dengan Golkar

KAMIS, 18 JULI 2013 | 22:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Yusril Ihza Mahendra disarankan hanya fokus mengikuti konvensi capres Partai Demokrat kalau memang menerima undangan dari SBY. Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) itu tak pun perlu mensyaratkan menjadi ketua umum kalau terpilih dalam konvensi.

"Nah, soal konvensi capres, sebaiknya Pak Yusril tidak mencampuradukkan dengan keinginan dan opsi ingin jadi ketua umum partai (Demokrat)," ujar Sekretaris Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan (PPSK) DPP Partai Demokrat Farhan Effendy kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 18/7).

Kemarin, Yusril mensyaratkan harus menjadi Ketua Umum DPP Partai Demokrat kalau berhasil memenangi konvensi. Alasannya, agar Demokrat all out memperjuangkannya running for RI 1 tidak seperti yang dialami Wiranto saat menjadi pemenang konvensi Golkar 2004 lalu. Saat itu kekuatan partai beringin itu gembos karena Wiranto bukan orang nomor satu di partai beringin itu.

Farhan Effendy menyarankan agar Yusril tidak underestimate dulu terhadap keseriusan Partai Demokrat dalam memperjuangkan pemenang konvensi.

"Jika (Yusril) berniat maju capres, dan punya kapasitas serta integritas, ada baiknya menguji keberanianya dalam kontestasi dan menata niat yang baik. Yang jelas, Demokrat bukan Golkar. Jadi jangan samakan peristiwa konvensi kita dengan pengalaman capres yang dikadali partai beringin itu," tegas Farhan mengingatkan. [zul]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya