Berita

ilustrasi/net

Pemerintah Terus Dorong Wujudkan Diaspora Indonesia

KAMIS, 18 JULI 2013 | 15:08 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pemerintah terus mendorong semangat mewujudkan diaspora Indonesia di seluruh dunia yang antara lain ditandai dengan jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) sekitar 6,5 juta, yang tersebar di 178 negara.

"Dengan diaspora Indonesia di seluruh dunia ini akan membuat Indonesia maju dan berjaya," kata Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat saat membuka Bursa Kerja (Job Fair) Luar Negeri di SMK Kesatrian, Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (18/7).

Menurut Jumhur, diaspora Indonesia tidak hanya ditandai dengan keberadaan 6,5 juta TKI di 178 negara, tetapi juga oleh orang-orang Indonesia yang telah menjadi penduduk atau warga negara keturunan Indonesia yang menetap di berbagai negara serta orang-orang asing yang memiliki daya tarik dan kepedulian terhadap Indonesia. Ia pun menegaskan dunia saat ini sangat maju dan dipenuhi oleh diaspora bangsa-bangsa dari pekerja China, India, Filipina dan Vietnam.


"Indonesia juga mengambil peran atas kemajuan dunia apalagi Indonesia dikenal sebagai negeri yang kaya raya," kata Jumhur yang hadir pada acara itu dalam rangkaian Safari Ramadhan VI BNP2TKI, sambil mengatakan bahwa hanya bangsa-bangsa yang mengembangkan diaspora yang tampil menjadi bangsa yang maju. Karena itu Indonesia sangat berkepentingan juga untuk menjaga citra dan kehormatan bangsa di tengah pergaulan bangsa-bangsa di dunia.

Sementara itu, bursa kerja (job fair) luar negeri yang digelar di SMK Kesatrian akan berlangsung hingga Jumat (19/7). Job fair itu menawarkan  12.785 peluang kerja di luar negeri dan diikuti 27 Pelaksana Penampatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS). [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya