Berita

FOTO:NET

Olahraga

Puyeng, Ahok Cari Solusi Atasi PKL ke Bank Dunia

RABU, 17 JULI 2013 | 18:33 WIB | LAPORAN:

Tampaknya Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mulai kewalahan menertibkan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di sembarang tempat di Jakarta.

Untuk mencari jalan keluarnya, Ahok, demikian sapaan akrab wagub DKI ini mendatangi kantor Bank Dunia (World Bank) di Jalan Jenderal Sudirman.

"Mereka (Bank Dunia) punya data tentang PKL di Bangkok, Singapura, Kuala Lumpur dan Hongkong. Jadi kita mau tahu bagaimana cara mereka mengatasi PKL," ujar Ahok di Balaikota, Jakarta (17/7).


Dalam pertemuan tersebut, lanjut Ahok, Bank Dunia menyuguhkan data-data dan kajian-kajian dari seluruh dunia terkait penataan PKL. Selain membahas tentang cara penertiban PKL, Ahok mengatakan dirinya juga membahas tentang solusi agar anak-anak tidak putus sekolah, pengolahan air limbah dan cara mengatasi sungai yang kotor.

Ahok tegaskan kedatangannya bukan untuk meminta dana ke Bank Dunia. Melainkan untuk mempelajari teknologi canggih apa yang digunakan oleh negara maju agar Pemprov DKI tidak perlu lagi melakukan kunjungan ke luar negeri untuk sekedar mempelajari teknologi mereka.

"Ya jadi supaya kita tau. Dan supaya mereka bisa kasih data ke kita dan kita tidak perlu studi banding keluar negeri lagi," jelas Ahok.[wid]


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya