Berita

sabam sirait/net

40 HARI TK

Taufiq Kiemas Gabung ke PDI Karena Saran Sabam Sirait

RABU, 17 JULI 2013 | 16:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sebagai aktivis Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Taufiq Kiemas termasuk orang pemberani. Dia berani membakar foto Presiden Soeharto hingga harus masuk penjara di Boedi Utomo hingga dua kali.

Demikian kesaksian politisi senior PDI Perjuangan, Sabam Sirait, saat menjadi pembicara dalam acara memperingati 40 Hari almarhum Taufiq Kiemas, di Jakarta Ballroom Novotel, Jalan Gajah Mada, Jakarta (Rabu, 17/7).

Acara bertema "Mengengang Pemikiran dan Perjuangan Taufiq Kiemas untuk Demokrasi dan Pluralisme di Indonesia" ini digelar oleh Taruna Merah Putih, sayap pemuda PDI Perjuangan. Selain Sabam, hadir sebagai narasumber Ketua PBNU Said Agil Siradj, cendekiawan Yudi Latif dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.


Kata Sabam, sejak mahasiswa Taufiq Kiemas banyak menggerakan partai. Taufiq juga banyak merencanakan banyak hal di PDI Perjuangan, namun tak mau jadi pengurus.

"Saat dia mau mempersunting Ibu mega, maka saya bilang itu calon yang ideal. Sejak SMA dan mahasiswa, Taufiq Kiemas sudah tertarik dengan Megawati meski belum kenal," kata Sabam.

Pada tahun 1981, deklarator PDI ini juga mengajak Mega untuk bergabung dengan partai. Empat bulan kemudian, Mega bergabung dengan PDI. Dan ternyata Taufiq pun ikut gabung karena saran Sabam.

"Saat saya ulang tahun, Mega sambutan dan mengatakan hal itu (bergabung dengan PDI) di depan publik. Tapi tak lama kemudian TK berteriak. Kata Taufiq, ternyata, bukan hanya Mega saja yang Pak Sabam suruh, tapi saya juga merasa bapak beri saran," demikian Sabam.[ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya