Berita

foto: net

Politik

TNI Harus Dilibatkan dalam Operasi Anti Teror Bersama Polisi

RABU, 17 JULI 2013 | 12:54 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pada bulan September mendatang Indonesia dan Amerika Serikat akan menggelar latihan anti teror. Latihan tersebut juga diikuti oleh 16 negara lain termasuk China, Jepang, Korsel , Australia, Selandia Baru, India dan Rusia .

Sejak lama Menteri Pertahanan, Purnomo Yusgiantoro, sudah mengungkapkan rencana latihan yang disepakati dalam sidang Kementerian Pertahanan se-ASEAN itu. Purnomo mengatakan bahwa latihan bersama ini dimaksudkan untuk menghadapi tantangan kejahatan terorisme yang semakin kompleks.

Diakui, Wakil Ketua Komisi I DPR, Mayjen (Purn) TB Hasanuddin, ide latihan bersama ini cukup menarik jika dilihat dari sisi  "diplomasi latihan", karena latihan yang melibatkan China dan Rusia di wilayah ASEAN.


"Setidaknya dapat mengurangi ketegangan yang terjadi," kata

Tapi dilihat dari manfaat di dalam negeri dalam konteks pemberantasan teroris, menurut dia masih perlu dipertanyakan mengingat materi latihan lebih mengacu pada aksi represif terhadap teroris. Menurut dia, pemberantasan teroris di Indonesia sekarang lebih dititikberatkan pada operasi intelejen dan deradikalisasi. Dengan kemampuan TNI yang semakin matang dalam operasi anti teror dan agar kemampuan itu tak sia-sia, seharusnya pemerintah melibatkan TNI dalam setiap operasi anti teror bersama polisi .

"Kalau TNI tak dilibatkan menghadapi ancaman yang nyata saat ini, untuk apa mereka berlatih menghabiskan uang rakyat?" ucapnya. [ald]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya