Berita

rusdi kirana:net

Bos Lion Air Disebut Bakal Ikut Konvensi Demokrat

SELASA, 16 JULI 2013 | 18:07 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Konvensi Partai Demokrat diyakini bakal menarik dan menyita perhatian publik. Bahkan yang mengejutkan, selain nama-nama yang sudah sering diperbincangkan seperti Dahlan Iskan, Gita Wirjawan, Marzuki Alie, Irman Gusman, Mahfud MD, Djoko Suyanto, muncul nama-nama baru, yang bakal ikut merebut tiket running for RI 1 dari Demokrat.

Informasi yang diperoleh Rakyat Merdeka Online, Ketua Dewan Syuro Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra, Wakil Ketua Komisi I DPR Agus Gumiwang Kartasasmita, pemilik serta Direktur Utama Lion Air Grup, Rusdi Kirana juga bakal diundang untuk mengikuti penjaringan capres tersebut. 

Disebutkan, munculnya nama-nama tersebut akan sangat membuat konvensi Partai Demokrat semakin menarik. Keikutsertaan Yusril Ihza Mahendra akan melengkapi tokoh Islam yang mengikuti konvensi yang sudah sering diperbincangkan yaitu Mahfud MD.

Kehadiran tokoh muda Golkar, yaitu Agus Gumiwang Kartasasmita, yang merupakan putra Ginandjar Kartasasmita, juga cukup mengejutkan. Yang tak kalah menarik tentu saja soal isu bos Lion Air tersebut.

"Semakin menarik soal kemungkinan kehadiran Rusdi Kirana, pengusaha muda yang membangun bisnisnya di era reformasi dan dalam 12 tahun berhasil merajai dunia penerbangan nasional, dengan penerbangan murahnya dengan bendera Lion Air Grup," jelasnya.

Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana tak menampik nama-nama di atas adalah orang-orang baik. Tapi dia menegaskan, soal apakah akan diundang, masih menunggu proses penyusunan kriteria.

"Itu nama-nama baik. Tapi kan belum tentu diundang ikut konvensi karena sampai saat ini kriteria kandidat tersebut lagi digodok," ujar Sutan kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Selasa, 16/7) saat dikonfirmasi . [zul]


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya