ilustrasi/net
ilustrasi/net
Demikian laporan Bank Dunia pada Maret 2013. Dalam laporan itu juga disebutkan faktor lain yang membuat ekonomi Indonesia tertekan. Yaitu meningkatnya pembayaran utang pokok dan bunga utang luar negeri yang menyedot devisa serta keselamatan ekonomi yang bergantung pada investasi fortopolio dan tambahan utang luar negeri yang justru akan mempercepat ekonomi ambruk.
Menurut Salamuddin Daeng dari Indonesia for Global Justice (IGJ) beberapa saat lalu (Senin, 15/7), data Dank Dunia juga mengemukakan bahwa di tahun 2012 defisit neraca berjalan mencapai 24,2 miliar dolar AS. Ini merupakan defisit setahun penuh pertama kali dalam 14 tahun terakhir, yang juga merupakan cerminan dari mengecilnya surplus perdagangan barang yang turun dari 34,8 miliar dolar AS di tahun 2011 menjadi 8,4 miliar dolar AS di tahun 2012.
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
UPDATE
Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13
Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59
Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46
Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33
Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19
Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03
Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44
Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37
Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23
Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16