Berita

BJ Habibie

Wawancara

WAWANCARA

BJ Habibie: Para Capres 2014 Saatnya Memunculkan Visi Kerakyatan

SENIN, 15 JULI 2013 | 09:22 WIB

Bekas Presiden BJ Habibie menilai tantangan Presiden Indonesia ke depan  cukup berat.

“Para capres sudah saatnya memunculkan visi dan misinya dari sekarang. Tentunya visi-misi kerakyatan,” kata BJ Habibie kepada Rakyat Merdeka, Jumat (12/7).

Habibie menegaskan seorang pemimpin harus dapat memahami apa yang diinginkan rakyatnya.


Berikut kutipan selengkapnya:

Artinya harus  siap dengan ide dan gagasan membangun bangsa dan negara?

Ya betul. Presiden ke depan harus membuat dan melaksanakan program-program yang pro rakyat, karena saat ini rakyat membutuhkan pemimpin yang memahami, mengerti dan berbuat sesuai dengan harapan rakyat.

Seperti apa itu?
Tentunya pemimpin bisa melihat kebutuhan dan apa yang diinginkan rakyat Indonesia. Pemimpin yang seperti itulah yang akan dicintai rakyatnya.

Cara mengetahui keinginan rakyat itu bagaimana?
Pemimpin harus mau turun ke bawah, berdialog dan berkomunikasi untuk melihat aspirasi dan harapan rakyat itu.

Apa capres yang muncul sekarang ini memenuhi kroteria itu?

Wah, itu biar rakyat yang menilai. Saya tidak bisa memberitahu apa-apa.

Bagaimana dengan Wiranto dan Prabowo Subianto ?
Siapa pun kan boleh muncul dalam persaingan Pilpres 2014. Semua capres  harus diperhitungkan dengan baik dan cermat. Jangan meremehkan atau diacuhkan.

Kalau Aburizal Bakrie bagaimana?
Selama ini saya menilai pencalonan Aburizal Bakrie sudah sesuai dengan rencana Partai Golkar. Tinggal meningkatkan soliditas dan kekompakan kader.

Pak Aburizal itu sudah menyentuh masyarakat hingga lapis bawah. Berarti  beliau mengikuti pkeinginan masyarakat.

Apa hanya itu?
Bukan itu saja, Pak Aburizal kan juga sudah membangun dan menggembleng dirinya dengan jiwa kepemimpinan dari dasar sekali.

Buktinya apa?
Buktinya beliau pernah memimpin Persatuan Insinyur Indonesia (PII), menjadi Ketua Kadin, dan latar belakangnya yang saya tahu sangat banyak sekali untuk pengembangan potensi dirinya untuk maju sebagai pemimpin bangsa dan negara yang pro rakyat. Makanya beliau diusulkan untuk maju dalam Pilpres.

Kenapa Aburizal belum memiliki Cawapres?
Saya pikir Golkar kan harus konsentrasi dulu pada pemenangan Pileg 2014. Itu tiket Pak Aburizal menjadi capres.

O ya, kunjungan ke Partai Nasdem apa membicarakan koalisi?

Itu silaturahmi saja. Partai politik boleh beda, tapi kan silaturahmi penting.  [Harian Rakyat Merdeka]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya