Berita

ilustrasi/net

Pegowes Syiah Sampang Berharap pada SBY Diperlakukan Seperti Ronaldo

SENIN, 15 JULI 2013 | 09:13 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Sepuluh warga Syiah Sampang yang telah mengayuh sepada menuju ke Jakarta sejak 1 Juni lalu gagal bertemu SBY. Padahal kespuluh pegowes Syiah ini mendapat wasiat dari pengungsi lain agar menagih janji SBY untuk menuntaskan persoalan Sampang, termasuk membawa mereka pulang ke kampung halaman di Bluuran dan Karanggayam, Omben, Sampang.

Sejak tiba di Jakarta, kesepuluh pegowes ini menempuh berbagai cara untuk bertemu SBY, termasuk melakukan safari ke berbagai instansi, tokoh dan media serta beberapa kali menggelar aksi damai di Istana Negara. Bahkan surat resmi permintaan bertemu SBY juga sudah dilayangkan langsung oleh pegowes ke Setneg dan via beberapa staf khusus dan jubir presiden. Namun tetap saja, mereka gagal bertemu dengan SBY.

Hal yang lebih menyakitkan para pegowes, ternyata pada 20 Juni lalu, setelah meraka 20 hari di Jakarta, mereka juga juga mendengar bahwa pengungsi Syiah di GOR Sampang direlokasi ke Rusunawa Puspa Agro di Sidoarjo. Relokasi, atau tepatnya pengusiran, itu termasuk terhadap istri, anak, orang tua para pegowes yang telah turut berpuasa setiap hari mendoakan agar pegowes bisa bertemu Presiden SBY.


"Sudah satu bulan lebih pegowes melakukan upaya-upaya bertemu Presiden SBY. Telah berbagai cara pertemuan-pertemuan dan aksi-aksi damai dilakukan, namun Presiden belum juga terketuk hatinya untuk bertemu. Pegowes tentu berharap presiden memperlakukan mereka seistimewa ketika beberapa pekan lalu Presiden mendatangi pesepakbola dunia Ronaldo di Bali yang notabene bukan warga negara Indonesia," demikian keterangan tertulis dari DPP Ahlul Bait Indonesia (ABI) beberapa saat lalu (Senin, 15/7).

Di bulan Ramadhan ini, bulan yang sebenarnya diharapkan untuk bisa kembali pulang kampung, dimanfaatkan para pegowes untuk berbagi update, keterangan serta mengadu ke media dan Aliansi Solidaritas Kasus Sampang tentang hal-hal yang mereka lakukan dan hasil yang mereka dapat selama di Jakarta. Mereka pun akan menggelar jumpa pers  sekaligus buka puasa bersama, pada Selasa besok (16/7). [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya