Berita

ban ki-moon/net

Dunia

Ban Ki-moon Kecam Penyerangan di Darfur

MINGGU, 14 JULI 2013 | 11:35 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Tujuh penjaga perdamaian Misi Uni Afrika-PBB (UNAMID) tewas dalam penyerangan di wilayah Darfur, Sudan, pada Sabtu (13/7).

Sumber UNAMID mengatakan, ini merupakan penyerangan terburuk yang pernah terjadi dalam lima tahun mereka beroperasi. Serangan yang terjadi di dekat pangkalan pasukan penjaga perdamaian di Manawashi, Darfur Selatan, menambah memburuknya keamanan di kawasan barat jauh-Sudan.

"Tujuh penjaga perdamaian tewas dan 17 lainnya luka-luka," kata Jurubicara UNAMID, Christopher Cycmanick, sebagaimana dikutip AFP (Minggu, 14/7).


"Pasukan UNAMID diserang dengan senjata api oleh kelompok tak dikenal yang membawa banyak massa. Menyusul baku tembak yang cukup lama," lanjut Cycmanick.

Serangan yang dimulai pada pukul 09.00 waktu setempat juga melukai dua polisi wanita.
Sekjen PBB, Ban Ki-moon, segera mengecam penyerangan mematikan ini.

"Ban sangat marah atas serangan mematikan yang menewaskan pasukan penjaga perdamaian di Darfur yang terjadi pagi ini," kata Jurubicara PBB, Martin Nesirky.

Ban juga mengirim duka cita yang mendalamnya kepada keluarga korban tewas yang diketahui sebagai warga negara Tanzania.

"Sekjen mengutuk serangan keji ini terhadap pasukan UNAMID, dan
mengharapkan pemerintah Sudan segera mengambil tindakan cepat untuk
membawa para pelaku ke pengadilan," ucap Martin.[wid]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya