Berita

MARTIN HUTABARAT/NET

Politik

Martin Hutabarat: Masalah Air dan Listrik Jadi Tuntutan Utama Napi

MINGGU, 14 JULI 2013 | 08:51 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Ada dua tuntutan yang dilontarkan para narapidana di LP Tanjung Gusta, saat anggota Komisi III DPR, Martin Hutabarat, berdialog dengan mereka kemarin (Sabtu, 13/7) di lokasi penjara yang hangus terbakar akibat kerusuhan dua malam sebelumnya.

Ketika mengunjungi Tanjung Gusta Sabtu pagi, anggota Fraksi Gerindra ini mengaku sempat berdialog dengan sekitar 50-an warga binaan di dalam LP. Menurut Martin, seruan para narapindana umumnya hampir sama, yakni agar pasokan air dan listrik dapat lancar mereka terima.

"Lapas ini ruangannya bertingkat, dan dihuni banyak napi yang melebihi kapasitas. Sehingga apabila air lama berhenti, akan sangat mempengaruhi emosi mereka yang sangat tergantung pada air. Begitu juga soal matinya listrik dalam waktu yang lama, ikut menyulut emosi mereka," terang Martin kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu pagi (14/7).


Masalah air dan listrik inilah yang menjadi keluhan utama para Napi. Memang, di samping itu juga ada Napi yang memprotes PP 99/21012. Mereka berpendapat agar penerapan PP tersebut jangan berlaku surut, tapi berlaku ke depan.

"Yang berpendapat seperti ini adalah Napi-Napi kasus narkoba yang mendapat hukuman berat, lebih dari lima tahun. Meski jumlah mereka tidak banyak, tapi mereka sangat vokal di saat berdialog dengan saya kemarin pagi," ungkap Martin.[wid]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya