Berita

brebes/net

Tim Tanggap Darurat Gempa Bumi Diberangkatkan ke Brebes Menyusul Gempa 4,7 SR

SABTU, 13 JULI 2013 | 14:19 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tim Tanggap Darurat Gempa Bumi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi dan Kementerian ESDM akan segera diberangkatkan ke Brebes menyusul gempa berkekuatan 4,7 skala richter (SR)

Demikian keterangan tertulis dari kantor Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana beberapa saat lalu (Sabtu, 13/7).

Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa di Brebes itu terjadi pada Sabtu pagi tadi sekitar pukul 08.10 WIB. Posisi gempa berada di 108,73 Bujur Timur (BT) dan 7,06 Lintang Selatan (LS) dengan kedalaman 10 km, atau berada di 40 km barat baya Kota Brebes atau 29 km tenggara Kota Kuningan.


Pusat gempa ini termasuk ke dalam Kecamatan Cibingbing Kabupaten Kuningan, dekat dengan Kecamatan Salem dan Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes. Diduga, sumber gempabumi terletak diantara Sesar Bumi Ayu dan Sesar Bantar Kawung.

Sementara itu, belum ada laporan kerusakan dari lapangan. Goncangan di kota Brebes sendiri III MMI sementara di Cibingbin, Salem dan Bantarkawung diperkirakan sekitar IV-V MMI. MMI adalah Modified Mercally Intensity, dan digunakan untuk mengukur seberapa besar kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa.

Kantor Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana mencatat sejarah gempa yang terjadi di kawasan Brebes. Pada 21 Oktober 10 1931 terjadi gempa di Bumiayu, dan menimbulkan kerusakan beberapa bangunan. Pada 16 Juni 1971 terjadi gempa di Bantarkawung, dan mengakibatkan satu orang meninggal, enam orang luka-luka serta 1.377 bangunan dan rumah penduduk rusak.

Sedangkan pada 4 Februari 1994, gempa kembali terjadi di Bantarkawung. Akibat gempa ini, seorang terluka, 800 rumah rusak berat, 700 rumah rusak ringan, dan 1.500 orang mengungsi. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya