Berita

janet napolitano/net

Dunia

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Mengundurkan Diri

SABTU, 13 JULI 2013 | 13:47 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS, Janet Napolitano, pada Jumat (12/7), mengumumkan mundur dari jabatan yang telah dijalaninya selama lebih dari empat tahun. Wanita pertama yang memimpin Departemen Keamanan Dalam Negeri AS ini
mengundurkan diri setelah ia dicalonkan untuk menjadi rektor di University of California.

Janet juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden AS, Barack Obama, karena telah memberinya kesempatan untuk melayani bangsa.

"Kami telah bekerja sama untuk meminimalkan semua jenis ancaman kepada publik Amerika," katanya, sebagaimana dilansir USA Today (Sabtu, 13/7).

"Kami telah bekerja sama untuk meminimalkan semua jenis ancaman kepada publik Amerika," katanya, sebagaimana dilansir USA Today (Sabtu, 13/7).

Pengunduran diri Janet tersebut segera direspon oleh Presiden Obama. Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Gedung Putih, Obama juga mengucapkan terima kasih kepada Janet atas kinerja dan kepemimpinannya dalam melindungi AS dari serangan teroris.

"Di Departemen Keamanan Dalam Negeri, Janet telah menghadapi beberapa tantangan terberat yang dihadapi negara kita," kata Obama.

Sejak hari pertama, Janet telah memimpin upaya pemerintahan Obama untuk mengamankan perbatasan, dan juga mengambil langkah-langkah untuk membuat sistem imigrasi lebih adil dan konsisten dengan nilai-nilai AS.

Departemen Keamanan Dalam Negeri merupakan departemen kabinet yang dibentuk pasca-serangan 11 September 2001. [ald]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Strategi Perang Laut Iran Miliki Relevansi dengan Indonesia

Minggu, 19 April 2026 | 05:59

Inflasi Pengamat dan Ilusi Kepakaran di Era Digital

Minggu, 19 April 2026 | 05:45

Relawan MBG Kini Wajib Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

Minggu, 19 April 2026 | 05:23

PB HMI Ajak Publik Pakai Rasionalitas Hadapi Polemik JK

Minggu, 19 April 2026 | 04:55

Perlawanan Iran: Prospek Tatanan Dunia Baru

Minggu, 19 April 2026 | 04:35

PDIP Setuju Parpol Wajib Lapor soal Pendidikan Politik Pakai Uang Negara

Minggu, 19 April 2026 | 04:15

JK: Rismon Mau Ketemu Saya dengan Tujuh Orang, Saya Tolak!

Minggu, 19 April 2026 | 03:53

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi Militer di Papua

Minggu, 19 April 2026 | 03:30

Belajar dari Era Jokowi, PDIP Ingatkan Partai Koalisi Pemerintah Jangan Antikritik

Minggu, 19 April 2026 | 03:14

Indonesia Harus Belajar Filsafat dan Strategi dari Perang Laut Iran 2026

Minggu, 19 April 2026 | 02:55

Selengkapnya