Berita

foto: net

Dunia

Buka Puasa Berdarah, 31 Orang Tewas

SABTU, 13 JULI 2013 | 12:17 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah serangan bom menghantam kedai teh di Irak dan menewaskan sedikitnya 31 orang. Ledakan di distrik Kirkuk Selatan, Baghdad, ini terjadi saat kedai sedang ramai akan pengunjung yang berbuka puasa, Jumat waktu setempat.

Seorang saksi hidup bernama Mohammed, adalah salah seorang pemilik toko yang berada di seberang kedai tersebut. Tokonya hancur berantakan setelah bom meledak.

"Saya meninggalkan kedai untuk kembali ke toko saya yang berada di seberangnya. Ketika ledakan terjadi, kaca toko saya hancur dan saya terluka," ungkapnya, seperti dikutip dari Reuters, (Sabtu, 13/7),


Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, analis menduga, serangan bom seringkali dilakukan untuk menujukkan kebencian terhadap pemerintah karena pelaku merasa terpinggirkan.

Sehari sebelumnya (Kamis, 11/7), serangan bom telah menewaskan setidaknya 76 orang. Bom yang ditempel pada sebuah mobil meledak di sebuah masjid kawasan Dujail, Baghdad. [ald]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya