Berita

FOTO:NET

Olahraga

Pasar Tanah Abang akan Disulap Jadi Pasar Minggu dalam Sebulan

JUMAT, 12 JULI 2013 | 18:35 WIB | LAPORAN:

Gubernur Joko Widodo meyakinkan penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan angkutan ekspedisi di kawasan Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, kelar dalam satu bulan ke depan. Karenanya ia meminta semua pihak untuk bersabar.

"Ya proses lah, beri waktu. Di situ memang paling rumit, tapi yakin dalam sebulan inilah akan kelihatan kayak Pasar Minggu," beber gubernur bersapa Jokowi tersebut kepada wartawan di Balaikota, Jakarta Pusat, Jumat (12/7).

Lanjut Jokowi, aktivitas para pengangkut barang ekspedisi di sekitaran pasar tersebut membuat kemacetan semakin parah.  


"Lihat di lapangan coba dilihat, orang dorong pake gerobak troli ke sana kesini menganggu lalu lintas, jangan dipandang sepele, mobilisasi troli gerobak-gerobak itu mengganggu juga," jelasnya.

Walikota Jakarta Pusat, Saefullah dan Kepala dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Kukuh Hadi Santoso dibantu dari Dinas Pengawas dan Penertiban Bangunan DKI Jakarta pada 3 Juli lalu memimpin langsung penertiban PKL di wilayah Tanah abang. Lebih dari 100 anggota Satpol PP DKI Jakarta, lima unit truk, dan satu alat berat dikerahkan. Pengerahan ini untuk menertibkan PKL dan bangunan yang tidak berizin mulai dari Jalan KH. Mas Mansyur menuju daerah pasar Tanah abang hingga ke arah Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Setidaknya ada 25 kantor ekspedisi di Tanah Abang disegel dalam penertiban itu. Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menyatakan, masih ada 43 kantor ekspedisi ilegal lagi yang belum disegel.[wid]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya