Berita

Politik

Kompolnas Tak Masalah Bila Kapolri Diganti Sebelum Lebaran

JUMAT, 12 JULI 2013 | 16:46 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Potensi konflik dan kekacauan setiap jelang pemilu selalu meningkat. Pejabat strategis dalam bidang keamanan mesti menyiapkan diri secepatnya untuk melakukan persiapan pengamanan. Terkait dengan rencana pergantian Kapolri, adalah lebih baik bila sudah dilakukan jauh sebelum Pemilu digelar.

Percepatan pensiun dan pergantian Kapolri Jenderal Timur Pradopo sebelum Hari Raya Lebaran atau awal bulan Agustus, sangat mendesak demi kondusifitas Pemilu April 2014. Jika pergantian Kapolri tetap pada Januari 2014, dikuatirkan tidak akan cukup waktu untuk konsolidasi Polri di bawah Kapolri baru.

Anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Edi Hasibuan, menanggapi desakan tersebut. Walau tak masalah dengan pendapat tersebut, Edi yakin Presiden punya pertimbangan sendiri.  


"Presiden punya pertimbangan-pertimbangan. Dia yang tahu bagaimana situasi kemanan," tegasnya, kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat petang (12/7).
 
Mengingat hak mutlak ada di tangan presiden, Edi berpendapat bahwa Kompolnas hanya bersifat mengingatkan dan memberi saran, menjalankan tugas dan fungsinya sesuai Peraturan Presiden. Saat ini, pihaknya sudah meminta waktu kepada Ketua Kompolnas, Djoko Suyanto, untuk mendiskusikan bersama nama-nama calon Kapolri yang akan direkomendasikan ke Presiden.

"Kami belum memberi saran soal lebih baik Agustus atau tetap bulan Januari. Yang kami lakukan adalah berikan saran dan pertimbangan kalau diminta," terangnya.

Bagaimana pandangan Kompolnas sendiri tentang usul percepatan pergantian Kapolri itu?


"Bulan Agustus pun diganti kami setuju bila pertimbangannya adalah kondisi keamanan jelang Pemilu. Tapi kalau Presiden maunya Januari pun tidak apa, bagi kami tak ada perbedaan," terangnya.

Namun, yang dia tangkap, memang sudah ada sinyal dari pihak Istana Negara bahwa pergantian akan dilakukan Agustus nanti.

"Dari Istana sudah kasih sinyal Agustus. Tapi menurut kami belum final. Bisa saja Januari," ungkapnya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pernah menyampaikan kemungkinan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono dan Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo diganti pada bulan Agustus 2013.

Sebetulnya, Kapolri punya masa jabatan sampai Januari tahun depan. Tapi karena Kapolri memiliki tugas penting berkaitan dengan Pemilu 2014, pergantiannya tidak bisa terlalu mepet dengan 2014. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Bawaslu Minta Masukan Insan Pers Maksimalkan Kinerja Pengawasan Pemilu

Jumat, 04 September 2026 | 04:41

Dihadiri Kapolri, Apel Kebangsaan dan Kemah Nasional PUI 2026 Bidik Kaderisasi Pemuda

Jumat, 04 September 2026 | 04:14

Jangan Sampai Indonesia jadi Jalur Lalu Lintas Narkoba Internasional!

Jumat, 04 September 2026 | 03:59

PTUN Jakarta Kukuhkan PERKAPI sebagai Organisasi Kurator yang Sah

Jumat, 04 September 2026 | 03:39

PBB Perkuat Regenerasi dan Siapkan Kader Muda Rebut Kursi Parlemen 2029

Jumat, 04 September 2026 | 03:19

TNI Perkuat Pendidikan Siswa SMP di Papua Selatan

Jumat, 04 September 2026 | 02:52

Kasus Keracunan MBG Marak Lagi, Kepala BGN Mengaku Terpukul dan Drop

Jumat, 04 September 2026 | 02:26

Harga Pertamax Tidak Naik, Daya Beli Masyarakat Terjaga

Jumat, 04 September 2026 | 01:48

Kuasa Hukum Bantah Febrie Terima Rp40 Miliar dari Pengusaha Tan Kian

Jumat, 04 September 2026 | 01:20

Penjelasan Kepala BGN soal Kasus Keracunan MBG Berulang Bikin Syok

Jumat, 04 September 2026 | 00:59

Selengkapnya