. Pasangan Capres dan Cawapres Hanura, Wiranto dan Hary Tanoesoedibjo, merupakaan kombinasi yang pas, karena mewakili berbagai perbedaan yang saling melengkapi.
Demikian disampaikan Wakil Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Junji Shimada, saat mengunjungi Ketua Umum Hanura, Wiranto, di kantor DPP Hanura, Jakarta (Kamis, 11/7).
Dalam pertemuan ini, Junji Shimada tertarik dengan langkah Wiranto, yang segera mendeklarasikan diri bersama dengan Hary Tanoe. Apalagi langkah ini juga tidak lazim terjadi di partai politik yang lain.
Menanggapi ketertarikan Junji Shimada ini, Wiranto menegaskan bahwa langkah yang ia tempuh ini merupakan langkah yang benar. Ini merupakan langkah yang menunjukan tanggung jawab partai politik, untuk berani menempatkan kandidatnya sebagai presiden dan wakil presiden di pemilu yang akan datang.
Dalam kesempatan ini, Junji Shimada juga mengaku tertarik dengan perkembangan perekonomian nasional di Indonesia terutama menghadapi pemili pada 2014 mendatang. Pihak Jepang pun sangat antusias untuk mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya tentang kondisi politik nasional. Hal ini tidak terlepas dari posisi Jepang yang kini menduduki posisi nomor satu terbanyak dalam berinvestasi di Indonesia setelah berhasil menyusul Singapura pada awal 2013 lalu.
Kata Wiranto, yang didampingi Wakil Bendahara Umum Partai Hanura Benny Prananto dan Ketua Wilayah Bali, NTB dan NTT Ketut Tastra Sukata, sebagaimana dalam keterangan tertulis kepada redaksi, pertemuan ini sangat penting, karena hubungan antara Indonesia dengan Jepang sudah terjalin sekian lama. Jepang sangat berperan dalam membangun pertumbuhan ekonomi di Indoneisa. Pertemuan ini pun membicarakan beberapa kemungkinan ke depan, terutama yang menyangkut ekonomi dunia.
Sementara itu, Ketut Tastra Sukata menyebutkan bahwa pertemuan dengan Wakil Dubes Jepang ini adalah pertemuan Partai Hanura yang kesekian kalinya dengan berbagai dubes dari berbagai negara, beberapa waktu yang lalu. Sebut saja misalnya Dubes China, Korea Selatan, Australia, Norwegia dan Inggris.
"Pak Junji Shimada menyebutkan bahwa Perdana Menteri jepang akan mengikuti APEC pada Oktober mendatang dan beliau akan bertemu dengan Bapak Wiranto, jadi saya rasa hubungan Jepang dan Indonesia akan terus dipertahankan, mengingat investasi jepang cukup besar di Indonesia," ujarnya.
[ysa]