Berita

ABOE BAKAR/NET

KERUSUHAN TANJUNG GUSTA

Napi yang Kabur Tak Boleh Disiksa!

JUMAT, 12 JULI 2013 | 07:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Bila memang perlu, Kepala Lapas Tanjung Gusta bisa koordinasi dan minta bantuan Kapolres Medan atau Kapolda Sumatera Utara terkait dengan kaburnya ratusan napi setelah terjadai pembakaran dan kerusuhan di Lapas tersebut.

Koordinasi ini, ungkap anggota Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Alhabsy, sangat diperlukan agar dapat memulihkan situasi keamanan dan mengembalikan para napi yang kabur. Di saat yang sama, penanganan napi yang kabur juga harus dilakukan secara proporsional, dan tidak sampai aada penyiksaan seperti yang terjadi di Lapas Tanjung Redeb beberapa waktu lalu.

"Meskipun mereka kabur, tidak dibenarkan melakukan penyiksaan yang tidak berprikemanusiaan seperti itu. Di UU PAS dan PP No 58/1999 sudah diatur bahwa untuk napi yang kabur bisa diberikan hukuman tutupan sunyi selama 6 hari," kata Aboe Bakar kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 12/7).


Prosedur seperti itulah, kata Aboebakar, yang sebaiknya diambil oleh Kalapas Tanjung Gusta Medan. Bila Perlu Dirjen PAS menurunkan tim untuk menginvestigasi dan supervisi untuk menangani persoalan ini, mengingat jumlah napi yang kabur tidaklah sedikit.

Terkait dengan penyebab pembakaran dan kerusuhan yang disebutkan karena suplai listrik dan air, Aboe Bakar pun meminta ke depannya agar bisa mengantisipasi hal ini dengan baik. Karena air adalah kebutuhan dasar manusia, dan manusia tidak bisa hidup tanpa suplai air.

"Sangat logis bila kebutuhan primairnya tidak dipenuhi lantas terjadi amuk dan tindakan anarkis, hal itu tidak hanya terjadi di lapas. Kebutuhan pokok seperti air ini harus benar-benar diperhatikan oleh Dirjen Pas," demikian Aboe Bakar. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya