ABOE BAKAR/NET
ABOE BAKAR/NET
Koordinasi ini, ungkap anggota Komisi III dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Alhabsy, sangat diperlukan agar dapat memulihkan situasi keamanan dan mengembalikan para napi yang kabur. Di saat yang sama, penanganan napi yang kabur juga harus dilakukan secara proporsional, dan tidak sampai aada penyiksaan seperti yang terjadi di Lapas Tanjung Redeb beberapa waktu lalu.
"Meskipun mereka kabur, tidak dibenarkan melakukan penyiksaan yang tidak berprikemanusiaan seperti itu. Di UU PAS dan PP No 58/1999 sudah diatur bahwa untuk napi yang kabur bisa diberikan hukuman tutupan sunyi selama 6 hari," kata Aboe Bakar kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Jumat, 12/7).
Populer
Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00
Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12
Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39
Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13
Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16
Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47
UPDATE
Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13
Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59
Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46
Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33
Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19
Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03
Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44
Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37
Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23
Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16