Berita

Beredar Info, Ada Tahanan Tewas di Dalam LP

KAMIS, 11 JULI 2013 | 21:20 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hingga kini, petugas pemadam kebakaran belum berhasil menjinakkan kobaran si jago merah yang mengamuk di LP Tanjunggusta. Akibat peristiwa itu dilaporkan 200-an orang kabur dari balik jeruji besi. Beredar info, beberapa tahanan tewas terjebak api.

Keterangan yang diperoleh menyebutkan, awal peristiwa kebakaran hebat itu dipicu aksi demo para tahanan di dalam Lapas Tanjung Gusta. Belum jelas apa tuntutan mereka atas aksi demo itu.

Namun, karena tanggapan unjuk rasa/demo mereka tak direspons, selanjutnya para tahanan marah dan membakar Kantor Lapas Tanjung Gusta Medan hingga api menyebar ke mana-mana.


Para tahanan juga dilaporkan sempat menganiaya pegawai Lapas Tanjung Gusta Medan lalu memblokir pintu masuk ke dalam Lapas Tanjung Gusta dengan mengunci dari dalam dan mengeluarkan para pegawai/sipir Lapas Tanjung Gusta Medan.

"Mereka lalu membakar Lapas Tanjung Gusta ini," kata salah seorang pegawai Lapas Tanjung Gusta Medan yang enggan disebut identitasnya, seperti dikutip dari MedanBagus.Com.

Tak hanya itu, para tahanan juga melakukan perlawanan dengan cara melempari batu dari dalam Lapas Tanjung Gusta Medan ke arah petugas yang berada di luar Halaman Lapas Tanjung Gusta Medan.

"Tahanan melempar batu dari dalam ke luar lapas," ujar Herman, petugas Sat Reskrim Polresta Medan yang melakukan pengamanan di luar Halaman Lapas Tanjung Gusta Medan.

Hingga kini bagian dalam LP masih terbakar. Para tahanan yang masih berada di dalam melempari batu ke arah luar, meminta diri mereka dikeluarkan.

H Purba, salah seorang personil brimobdasu yang sejak awal sudah berada di lokasi kejadian mengaku prihatin. ''Hancur semua. Kemungkinan ada yang tewas,'' ujarnya kepada MedanBagus.Com, sesaat lalu. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya