Berita

sb yudhoyono: net

Lewat Konvensi, Demokrat Kasih Pencerahan Perpolitikan Tanah Air

SELASA, 09 JULI 2013 | 15:09 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Demokrat tidak mau terjebak dalam mekanisme yang sudah lazim dalam penentuan sosok yang bakal diusung sebagai calon presiden 2014 mendatang. Makanya, Partai Demokrat menggelar konvensi.

Sekretaris Pusat Pengembangan Strategi dan Kebijakan (PPSK) DPP Partai Demokrat Farhan Effendy menjelaskan, konvensi yang akan digelar ini betul-betul akan jadi ajang pendidikan politik, khususnya dalam menjaring pemimpin yang diharapkan rakyat.

"Demokrat memberi pencerahan bagi khazanah perpolitikan kita yang makin sehat dan ini besar betul pengaruhnya terhadap kesadaran rakyat yang mulai menurun tingkat kepedulian mereka terhadap partai," katanya kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 9/7).


Apalagi, Farhan menjelaskan, Ketua Umum PD Susilo Bambang Yudhoyono sudah menjelaskan tujuh pokok dasar aturan mengenai konvensi. Ketujuh aturan itu adalah terkait sistem konvensi, organisasi konvensi, peserta konvensi, kegiatan dan proses konvensi, waktu dan tahapan konvensi, biaya dan pendanaan konvensi, dan  penentuan pemenang konvensi.

Farhan menambahkan, aturan itu akan menjadi landasan dan gaya baru praktek memilih calon pemimpin yang sehat. "Saya secara pribadi tentu akan memilih dan juga memberi penilaian terhadap siapapun yang akan ikut dalam konvensi nanti. Tapi yang jelas, pilihan anak muda," ujar aktivis '98 ini dengan senyum saat ditanya siapa yang akan dia didukung. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya