Berita

jokowi: net

Kalau Jokowi Pasti Menang, Lalu Siapa Cawapresnya?

SENIN, 08 JULI 2013 | 17:31 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hasil temuan hampir semua lembaga survei, elektabilitas Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengalahkan semua nama-nama yang dianggap akan maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden. Karena itu, kalau mantan Walikota Solo maju pada 2014 mendatang, hampir dipastikan dia akan memenangani pemilihan.

"Jika kita kunci asumsi bahwa Jokowi adalah capres yang sudah tak terkalahkan, maka diskusinya tinggal siapa yang paling pantas mendampingi Jokowi," ujar Direktur Eksekutif Institute for Transformation Studies Saiful Haq kepada Rakyat Merdeka Online (Senin, 8/7).

Untuk menentukan siapa figur yang akan mendampingi Jokowi, panggilan akrab politikus PDI Perjuangan itu, bagi Saiful Haq, harus ditentukan terlebih dahulu formula seperti apa yang diinginkan. Menurutnya, jika disimulasikan, yang paling ideal ada dua komposisi capres-cawapres. Yaitu, pasangan muda-muda dan pasangan  muda-tua.


"Pertama, kita lihat koalisi partainya lebih dulu. Peluangnya adalah koalisi PDIP-Demokrat (muda-muda). Atau PDIP-Golkar (muda-tua)," ungkapnya.

Saiful mengungkapkan PDIP-Demokrat kalau berkoalisi akan mengusung tokoh muda, karena menurutnya, partai penguasa itu akan mendorong Gita Wirjawan karena diyakini akan memenangi konkonvensi. Sementara kalau Jokowi ingin disandingkan dengan tokoh tua, Golkar cukup banyak memiliki stock. Salah satunya adalah Ginandjar Kartasasmita.

"Artinya nama Ginandjar masuk dalam skenario PDIP berkoalisi dengan Golkar. Karena tanpa Golkar sangat beresiko PDIP memajukan capres dan cawapres sendiri. Ginandjar punya peluang besar membawa koalisi PDIP-Golkar dengan catatan, Ginandjar bisa merebut pimpinan Golkar pada Rapimnas 2015," tandasnya.

Hal itu disampaikan Saiful terkait wacana sebaiknya PDIP berkoalisi dengan Partai Golkar, kalau partai banteng itu tidak berhasil menjalin komunikasi dengan Demokrat dan Gerindra. Tapi bukan Golkar di bawah kepemimpinan Aburizal saat ini, melainkan Golkar pasca Munas 2015.

Karena itu, seperti disampaikan Board of Advisor CSIS Jeffrie Geovanie, PDIP, yang diyakini mendukung Joko Widodo, menggaet tokoh Golkar sebagai calon wakil presiden. Supaya ada alasan mengambil alih Golkar pada Munas 2015 dan setelah itu memperkuat pemerintahan. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya