Berita

maneger nasution

Komnas HAM Sesalkan Pernyataan Wamenag Soal Awal Ramadhan

SENIN, 08 JULI 2013 | 16:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menerima aduan masyarakat yang keberatan atas pernyataan Wakil Menteri Agama Nasaruddin Umar di sebuah televisi terkait awal Ramadhan.

Pasalnya, dalam kesempatan itu, Nasaruddin Umar yang juga Gurubesar Ilmu Tafsir itu menyatakan bahwa umat Islam tidak ikut keputusan Pemerintah soal awal puasa berarti tidak taat kepada ulil amri atau pemimpin.

"Jika ini benar, ini adalah bentuk intimidasi negara terhadap hak asasi warga negara yang paling hakiki: menjalankan ajaran agama yang diyakininya. Ini hal serius dan berpotensi melanggar HAM, pasal 28E UUD 45, pasal 22 UU 39/1999 tentang HAM," jelas komisioner Komnas HAM, Maneger Nasution, (Senin, 8/7).


Karena itu, Komnas HAM mendesak Presiden SBY meminta klarifikasi kepada Nasaruddin Umar. Pasalnya, pejabat negara harus berhati-hati  berkomentar. "Dan, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan saling menghargai keyakinan masing-masing untuk menjaga keutuhan bangsa ini," demikian Maneger.

Sebagaimana diketahui, beberapa kelompok umat Islam, seperti Muhammadiyah sudah menentukan bahwa awal Ramadhan jatuh pada Selasa atau besok (9/7). Sementara ormas lainnya masih menunggu keputusan pemerintah yang baru akan diumumkan petang ini. [zul]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

2.241 ASN Resmi jadi Komcad Usai Latsarmil Gelombang Kedua Ditutup

Rabu, 30 September 2026 | 00:13

Sabar Tobing: AI Ubah Dunia Perpajakan, Talenta Digital Makin Dibutuhkan

Selasa, 29 September 2026 | 23:50

DPR Minta Pemerintah dan ASDP Tangani Kemacetan Horor Ketapang

Selasa, 29 September 2026 | 23:46

KPK Tegaskan Penyitaan Aset Silmy Karim Sah Usai Praperadilan Ditolak

Selasa, 29 September 2026 | 23:19

KPK Harus Transparan soal Kasus CSR BI-OJK yang Libatkan Dua Anggota DPR

Selasa, 29 September 2026 | 22:39

Kuasa Hukum Faizal Assegaf Apresiasi Polda Metro Periksa Jubir KPK

Selasa, 29 September 2026 | 22:32

Kantor PT Bela Parahiyangan Digeledah Buntut Dugaan Suap HGB ATR/BPN

Selasa, 29 September 2026 | 22:17

Apartemen Vinna Ledy yang Disita KPK Diduga Pemberian Pengusaha

Selasa, 29 September 2026 | 22:09

Membangun Ekosistem Keselamatan dan Perlindungan Korban

Selasa, 29 September 2026 | 22:08

Jokowi Masuk PSI Bisa Mengubah Konfigurasi Politik 2029

Selasa, 29 September 2026 | 22:04

Selengkapnya