Berita

ANDHIKA/NET

Perusahaan Migas Dituntut Fokus, Optimal dan Konsisten

SENIN, 08 JULI 2013 | 13:11 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Saat ini, beberapa perusahaan migas merevitalisasi usaha jasa minyak dan gas. Hal ini terkait dengan harga jual dan konsumsi minyak di pasar lokal dan internasional yang tinggi.

Menurut President Direktur PT Sugih Energy Tbk yang juga mantan atlet balap mobil nasional, Andhika Anindyaguna Hermanto, industri migas mirip dunia balap, yang memiliki karakter high risk and high reward atau ada timbal balik tinggi di balik resiko yang tinggi. Selain padat modal, resiko di bisnis migas pun resiko yang tinggi.

"Maka setiap perusahaan dituntut fokus kerja yang optimal dan konsistensi yang juga tinggi," kata Andhika  di hadapan Badan Pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan Teknik Perminyakan Universitas Trisakti dalam kegiatan "Trisakti Oil expo 2013" di Auditorium Gedung D Universitas Trisakti, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi (Senin, 8/7)


Menghadapi tantangan menjadi perusahaan energi bagi Indonesia, Andhika pun mengatakan bahwa perusahaan yang ia pimpin memiliki dua bidang perhatian. Yaitu eksplorasi minyak dan gas serta jasa minyak dan gas.

Saat ini, anak perusahaan milik Andhika pin mengendalikan hak partisipasi di dua blok eksplorasi di Sumatera, yang terdiri dari 49 persen hak partisipasi Blok Lemang PSC (non-operator) dan 100 persen hak partisipasi (operator) Blok Kalyani PSC. Operasi jasa minyak dan gas Sugih ini dijalankan oleh  PT Resources Jaya Tehnik Management Indonesia (RMI). RMI menyediakan jasa pengeboran terpadu, pembelian dan penyewaan peralatan, mobilisasi rig, jasa workover dan enhancement sumur, serta konsultasi pengeboran di seluruh Indonesia.

Di hadapan ratusan mahasiswa, Ketua Umum HIPMI DKI Jakarta ini juga memaparkan bagaimana dirinya memimpin perusahaan terbuka minyak dan gas bumi menghadapi perkembangan industri migas global dan nasional.Menurutnya, dalam menghadapi tantangan sektor hulu migas, PT Sugih Energi Tbk, pada tahun 2013 ini  adalah dengan menjaga dan meningkatkan keberhasilan yang dicapai di tahun-tahun sebelumnya yaitu melakukan langkah strategis menjaga pertumbuhan perusahaan agar tetap berkesinambun. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya