Berita

bambang soesatyo/net

Politik

Bambang Soesatyo: Skandal Century Mustahil Tuntas di Era SBY

SABTU, 06 JULI 2013 | 19:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Politisi Partai Golkar Bambang Soesatyo mengaku tidak sependapat dengan pernyataan bahwa penyelesaian kasus Century makin tidak jelas dan sengaja dikubur hidup-hidup. Sebenarnya, lanjutnya, KPK sudah memberi sinyal kepada publik bahwa aktor utama kasus Century ini sudah terang benderang.

"Pernyataan pimpinan KPK bahwa hasil pemeriksaan Sri Mulyani di AS telah mengarah kepada tokoh tertentu yang kemudian diikuti dengan penggeledahan di BI sesungguhnya telah mengkonfirmasi siapa sesungguhnya tokoh yang dimaksud," ujar anggota Timwas Penyelesaian Kasus Bank Century DPR RI ini dalam rilis yang diterima redaksi sesaat lalu (Sabtu, 6/7).

Ia mengaku dapat memahami mengapa kemudian gerak KPK melambat dan bidikannya tiba-tiba berbelok hanya kepada Budi Mulia. Ia menduga faktor psikologis dan faktor non hukum yang lebih dominan mengingat kasus tersebut berkaitan langsung dengan kekuasaan.


"Faktor politik dan kekhawatiran timbulnya goncangan yang mengarah kepada kondisi instabilitas tentu menjadi pertimbangan (KPK)," kata dia.

"Makanya saya tidak lagi antusias, skandal keuangan terbesar pasca reformasi ini tuntas selama rezim pemerintahan saat ini masih berkuasa," tambahnya.

Pun begitu ia yakin, skandal Bank Century ini akan tuntas termasuk penikmat aliran dananya pada era pemerintahan baru nanti atau setelah rezim SBY berakhir.  

"Penyelesaian itu sekaligus akan menjawab apakah benar penyelamatan Bank Century dimanfaatkan oleh partai tertentu dan tim sukses pasangan capres/cawapres tertentu," demikian Bambang. [ian]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya