Berita

korsel-korut/net

Dunia

Duo Korea Mulai Bahas Masa Depan Industri Bersama

SABTU, 06 JULI 2013 | 16:29 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Korea Selatan dan Korea Utara pada hari ini (Sabtu, 6/7), memulai pembicaraan tingkat kerja di Panmunjeom, sebuah kawasan demiliterisasi antar kedua negara.

Tiga anggota masing-masing delegasi dijadualkan akan memulai dialog pada pukul 10.00 waktu setempat di Tongilgak, sebuah gedung Korut yang terletak di samping Panmunjeom. Mereka akan mendiskusikan bagaimana menormalisasi operasi kawasan industri bersama Korea di Kaesong yang sempat terhenti selama tiga bulan.

Korsel mengirimkan kepala Biro Kerjasama dan Valuta dari Kementerian Unifikasi, Suh Ho, sebagai kepala delegasi. Sedangkan, Korut dilaporkan mengirimkan wakil Direktur Jenderal Biro Zona Khusus dan Pengembangan Bimbingan, Park Chol Su, sebagai kepala negosiator.


"Delegasi akan melakukan yang terbaik untuk menyalurkan kepercayaan dan kerjasama yang kecil, agar menjadi kepercayaan dan kerja sama yang lebih besar," kata Suh, seperti dikutip Korea Times (Sabtu, 6/7).

Selain itu, Suh juga mengatakan bahwa para delegasi ini akan fokus pada tiga agenda, yaitu soal bagaimana menjaga fasilitas dan peralatan di kompleks Kaesong, bagaimana membawa kembali barang dan bahan jadi, serta cara konstruktif menormalkan kawasan pabrik duo Korea ini. [ian]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya