Berita

ilustrasi/net

Fitra Benarkan Pernyataan Abraham Samad soal Pendapatan Pajak Sektor Migas yang Memang Minim!

JUMAT, 05 JULI 2013 | 07:14 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) membenarkan pernyataan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abraham Samad, bahwa ada sekitar 60 persen perusahaan tambang yang tidak membayar pajak.

Hal ini, kata Direktur Investigasi Dan Advokasi Fitra, Uchok Sky Khadafi, bisa terlihat dari pendapatan asal pajak migas yang sangat minim. Pada tahun 2012 misalnya, total realisasi Pajak PPh Migas sebesar Rp 83.460.868.001.301 atau sekitar Rp 83 triliun. Sementara target pendapatan PPh migas tahun 2013, sebagaimana tertuang dalam APBN Perubahaan, adalah sebesar Rp 74.277.980.000.000 atau sekitar Rp 74 triliun.

Sementara itu, kata Uchok dalam keterangan beberapa saat lalu, pendapatan pajak  PBB pertambangaan sebesar Rp 565.247.025.160 untuk tahun 2012 dan sebesar Rp 397.619.412.898 untuk tahun 2011 Sedangkan pendapatan pajak PBB migas sebesar Rp 19.793.314.708.579 untuk tahun 2012 dan sebesar Rp 20.477.766.627.883 untuk tahun 2011.


Dari gambaran diatas, ungkap Uchok, trend pendapatan pajak migas tidak tegak lurus naik ke atas. Malahan anggaran menurun sekali.

"Padahal, akibat pertambangan ini, banyak yang merusak lingkungaan, dan pendapat negaran dari sektor migas tidak bisa diandalkan untuk memperbaiki lingkungaan yang rusak ini," demikian Uchok. [ysa]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Galang Kekuatan Daerah, Reynaldo Bryan Mantap Maju Jadi Caketum HIPMI

Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:13

Anak Muda Akrab dengan Investasi, tapi Tanpa Perencanaan Finansial

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:59

Cuaca Ekstrem di Arab Saudi, DPR Ingatkan Jemaah Haji Waspadai Heatstroke

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:46

Dolar AS Menguat 5 Hari Beruntun Dipicu Lonjakan Minyak dan Efek Perang Iran

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:33

Sindikat Internasional Digrebek, Komisi XIII DPR Minta Pemerintah Serius Berantas Judol!

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:19

STOXX hingga DAX Ambles, Investor Eropa Dibayangi Risiko Inflasi

Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:03

Pesanan Hukum terhadap Nadiem Bernilai Luar Biasa

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:44

Volume Sampah di Bogor Melonjak Imbas MBG

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:37

Industri Herbal Diprediksi Berkembang Positif

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:23

Adi Soemarmo Masuk Tiga Besar Embarkasi Haji Tersibuk

Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:16

Selengkapnya